JABAR EKSPRES – Sejumlah truk pengangkut sampah dari Kabupaten Bandung, sempat putar balik saat hendak melakukan pengiriman ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Melalui informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, truk-truk pengangkut harus balik kanan dari TPAS Sarimukti kembali ke Kabupaten Bandung itu, dikarenakan kuota ritase yang sudah habis.
Kendati demikian, Kepala UPT Kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung wilayah Timur, Rana Supriatna mengaku, diberhentikannya pengiriman sampah Kabupaten Bandung ke TPAS Sarimukti hanya bersifat sementara.
Baca Juga:Selain Banjir, Hujan Deras juga Buat Longsor di 4 Kecamatan Kabupaten BandungSorot Warga Bandung yang Bakar Sampah, Sekda: Gak Boleh Pembakaran
“Untuk sampah dari Kabupaten Bandung, sekarang sudah bisa kembali dibuang ke TPAS Sarimukti. Kemarin distop karena kuota ritasi habis,” kata Rana, Jumat, 1 November 2023.
“Tambahan kuota ritasi dari Pemprov Jabar, bukan hanya sampah dari Kabupaten Bandung saja,” lanjutnya.
Rana menyampaikan, penambahan kuota ritase pembuangan sampah ke TPAS Sarimukti itu, Pemprov Jabar juga memberikan tambahan untuk Kota Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.
Diketahui, pembatasan penampungan sampah di TPAS Sarimukti tengah jadi perhatian sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Bandung.
Pasalnya, belakangan ini ramai dikabarkan bahwa TPAS Sarimukti tak lama lagi akan ditutup pada 1 Januari 2024 mendatang.
Pihak Pemprov Jabar pun diinformasikan rencananya akan menutup TPAS Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat bukan tanpa alasan.
Disamping itu, setelah terjadinya insiden kebakaran hebat di TPAS Sarimukti beberapa waktu lalu, dampaknya membuat tempat penampungan sampah tersebut sulit menerima kiriman ritase alias over kapasitas.
