JABAR EKSPRES – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Uka Suska, mengatakan hujan deras yang terjadi sejak Kamis, 30 November 2023, tidak hanya membuat beberapa Kecamatan di Kabupaten Bandung mengalami banjir.
Namun, ada juga 4 Kecamatan yang mengalami bencana tanah longsor akibat hujan deras yang terjadi sejak kemarin. Uka menyebut 4 Kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Ciparay, Pasir Jambu, Cimenyan, dan Cicalengka.
“Yang pertama itu ada di Kecamatan Ciparay terjadi longsor sekitar pukul 17.30 WIB di Kampung Kodiklat RT.03 RW.04, Desa Bumiwangi,” ujar Uka saat dihubungi, Jumat, 1 Desember 2023.
Baca Juga:Sorot Warga Bandung yang Bakar Sampah, Sekda: Gak Boleh PembakaranPKL Tegalega dan Alun-alun Diklaim Sudah Tertata
Uka menjelaskan, longsor yang terjadi di Kampung Kodiklat ini berawal dari gerusan Sungai Situ Saeur yang tiba-tiba bergerak dan menutup aliran sungai.
Selain melakukan koordinasi dengan perangkat Desa, pihaknya pun saat ini sedang berupaya melakukan tindakan cepat lantaran khawatir hujan kembali.
“Lantaran khawatir hujan kembali turun dan terjadi longsor susulan kita langsung melakukan penanganan darurat karena saat ini sudah memasuki musim penghujan,” tuturnya.
Kemudian tanah longsor ini juga terjadi di Kecamatan Pasirjambu tepatnya di Kampung Situgede RT 04 RW 10 Desa Tenjolaya.
Di Kecamatan ini kata Uka, Tembok Penahan Tanah (TPT) yang diatasnya terbangun SDN Tenjolaya 3 mengalami ambruk.
“Panjang material longsornya sekitar 17,5 meter, kalau tingginya 4 meter material TPT juga sempat menghalangi bahu jalan,” ungkapnya.
Selain itu kata Uka, saat hujan terjadi kemarin satu rumah secara tiba-tiba tertimbun tanah yang berasal dari tebing di atasnya.
