Bantu UMKM Desa Cimande, Mahasiswa KKN Universitas Djuanda Garap Program BRANI

Mahasiswa Universitas Djuanda saat melakukan kuliah kerja nyata di Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Foto : Daniswara Mahendra Putra/Jabarekspres.com
Mahasiswa Universitas Djuanda saat melakukan kuliah kerja nyata di Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Foto : Daniswara Mahendra Putra/Jabarekspres.com
0 Komentar

Jabar Ekspres, BOGOR – Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) Universitas Djuanda, Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Selasa (8/8).

Program KKN itu menggaet beberapa pelaku UMKM yang ada di Desa Cimande dengan tajuk, BRANI (re-Branding INOVASI).

Untuk mengabdi kepada masyarakat, mahasiswa KKN Tematik itu membantu mendesain ulang kembali produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa tersebut.

Baca Juga:Cegah Kanker Leher Rahim Usia 12 Tahun, Dinkes Cimahi Berikan Imunsiasi RV dan HVPRidwan Kamil Pastikan Peresmian KCJB Dilakukan 18 Agustus 2023

Penanggung Jawab Program KKN Muhammad Badri menjelaskan, bahwa program ini dirancang oleh kelompok KKN berdasarkan hasil observasi di Desa Cimande.

“Sebelumnya kami sudah melakukan observasi ke lapangan dan ditemukan UMKM yang sudah beroperasi selama 16 tahun,” ujar Badri Kepada Jabarekspres.com, Selasa (8/9).

Para mahasiswa berhasil mendesain ulang produk yang ada di Desa Cimande, seperti rumah produksi makanan ringan umi cacih, mereka berhasil membuatkan label serta banner guna meningkatkan penjualan produk tersebut.

“Untuk rumah produksi umi cacih sendiri sebelumnya, label kemasannya itu berwarna hitam putih. Oleh karena itu kita buatkan lagi label yang lebih berwarna dan informatif agar lebih menarik. Selain itu kami juga buatkan banner yang dipasang di depan rumah produksi sebagai media promosi dan informasi produk,”paparnya.

Lebih lanjut sambung, Badri, program ini berharap bisa mengembangkan serta membantu UMKM yang ada di Desa Cimande.

“Semoga BRANI bisa bermanfaat dalam jangka waktu panjang agar produk UMKM lebih dikenal oleh masyarakat dan harapannya bisa turut meningkatkan penjualan,”harapnya.

Rumah Produksi Umi Cacih menjadi salah satu target dalam program ini. Disana produk yang di buat seperti Keripik Singkong, Keripik Pisang, Wajik hingga kue Kembang Goyang.

Baca Juga:Diberi Sanksi KLHK, Pemprov Jabar Selidiki Pencemaran Air Lindi di TPA SarimuktiBerhasil Ungkap Puluhan Kasus, Satresnarkoba Polres Bogor Duduki Posisi Terbaik di Polda Jabar

Ditempat yang sama , pemilik UMKM Cacih (61) mengaku sangat terbantu dengan adanya para mahasiswa Universitas Djuanda dan dengan adanya program BRANI tersebut.

“Alhamdulillah dengan program ini menjadi terbantu, karena sudah membuatkan saya label dan banner yang menarik sehingga produk saya bisa dikenal, sebelumnya terima kasih untuk mahasiswa KKN Universitas Djuanda,”pungkasnya (MG7/SFR)

0 Komentar