Viral Keributan antar Pengemudi terjadi di Stasiun Bandung, Begini kata Polisi 

Ist. Viral, aksi keributan antar pengemudi di kawasan stasiun Bandung. Dok tangkap layar sosial media.
Ist. Viral, aksi keributan antar pengemudi di kawasan stasiun Bandung. Dok tangkap layar sosial media.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Aksi keributan antar pengemudi yang terjadi di kawasan Stasiun Bandung, viral di media sosial. Kejadian yang terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026 tersebut, dikabarkan antar pengemudi saling bersitegang di kawasan tersebut.

Menanggapi hal ini, Kapolsek Cicendo AKP Darno mengatakan bahwa antar pengemudi yang terlibat keributan tersebut merupakan pengendara dari Paguyuban Angkutan Stasiun dan ojek online (ojol).

“(Memang) Terjadi keributan disitu, tetapi kami tidak menemukan adanya pukul-pukulan, hanya tarik-menarik kayak begitulah. Nah, kemudian setelah itu ada juga satpam melerai dan selesai lalu bubar,” katanya Kamis, (13/8).

Baca Juga:Begini Kronologis Penyiksaan Handi di Sumedang, Korban Sempat Disekap di Sekre FKPPI Eduwisata Dikembangkan di Kebun Raya Bogor, Pengunjung Belajar soal Tumbuhan

Akan tetapi, Darno menyebut setelah adanya kejadian tersebut pihaknya mendapatkan informasi bahwa akan terjadi adanya pergerakan masa dari kedua belah pihak. Dengan adanya hal tersebut, pihaknya langsung melakukan proses pemanggilan kepada dua belah pihak yang semapat bersitegang untuk dilakukan mediasi.

“Kemudian kami panggil untuk dua belah pihak. Jadi yang berselisih paham di tempat kemudian ketua masing-masing, ada ketua Gojek (ojol) ada ketua dari paguyuban, saya panggil kemudian saya mediasikan gitu,” ujarnya.

Hasilnya kata Darno, kedua belah pihak telah bersepakat berdamai. Ia menyebut keributan tersebut terjadi akibat adanya kesalahpahaman antara kedua belah pihak yakni diduga rebutan penumpang.

“Kedua belah pihak sudah saling memaafkan, sudah tidak akan saling menuntut, karena ketuanya juga (sudah) saya panggil semuanya dua belah pihak itu,” ungkapnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, Darno menuturkan bahwa pihaknya akan terus menjaga situasi Kamtibmas di wilayahnya khususnya kawasan Stasiun Bandung.

“Saya juga menghimbau kepada pelaku usaha, terutama pelaku usaha ojek ya baik itu ojek online maupun ojek konvensional bahwa rezeki itu sudah ada yang mengatur. Tidak boleh mengkotak-kotakkan ‘oh ini wilayah saya, oh ini teritorial saya’, tidak boleh ya,” pungkasnya.

0 Komentar