Rencana Pembangunan Instalasi RDF di TPAS Galuga Bogor, KemenkoMarves Beri Sinyal Positif

Rencana Pembangunan Instalasi RDF di TPAS Galuga Bogor, KemenkoMarves Beri Sinyal Positif
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama jajaran saat menyambangi KemenkoMarves di Jakarta. (Yudha Prananda/Humpro)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kota Bogor mendapat sinyal positif untuk membangun tempat pemrosesan sampah menjadi bahan bakar jumputan padat atau Refused Derived Fuel (RDF) di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga.

Diketahui, untuk mematangkan salah satu upaya penanganan sampah tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang dipimpin Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim melakukan rapat koordinasi dengan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (KemenkoMarves), Nani Hendiarti di Jakarta, Kamis (27/7/2023).

Menurutnya, pemerintah pusat melalui KemenkoMarves melihat Kota Bogor memiliki keinginan kuat untuk memiliki instalasi tersebut.

Baca Juga:Festival Merah Putih di Kota Bogor Kembali Digelar Sebulan Penuh di Agustus 2023Terseok-seok di Papan Bawah Klasemen, Persib Incar Kemenangan di Kediri

Tentu dengan bantuan dari pemerintah pusat, kata Dedie, kementerian akan menindaklanjuti dengan beberapa langkah.

Antara lain akan melaksanakan diskusi teknis dan kunjungan langsung ke Galuga yang berlokasi di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor tersebut.

“Itu mengapa perlu instalasi pengolahan sampah modern. Supaya efektif,” sebutnya.

“Dengan lahan yang terbatas, tidak kemudian menambah luasan lahan yang akhirnya menjadi tumpukan sampah (open dumping), tetapi instalasi ini bisa mengurai sampah baru yang diolah menjadi RDF dan dimanfaatkan atau dibeli oleh industri. Ada perputaran ekonomi juga disitu,” imbuh Dedie. (YUD)

0 Komentar