Meski begitu, berdasarkan penelusuran perencanaan untuk Stadion Sangkuriang tetap dilakukan.
Kepala Dinas Disdbudparpora Kota Cimahi Achmad Nuryana ketika ditemui Jabarekspres belum lama ini mengatakan, Pemkot Cimahi secara perlahan akan tetap memperbaiki Stadion Sangkuriang.
Namun perbaikan dan pemeliharaan akan dilakukan pada kondisi lapangan dan joging track.
Sementara untuk tribun penonton pemerintah akan mengusulkan bantuan kembali kepada provinsi Jawa Barat.
Baca Juga:Bentuk Tim Investigasi, Ridwan Kamil Minta Al Zaitun KoorperatifIUP Dibatasi, Ribuan Perkerja Tambang Terancam PHK
“Kita berharap bantuan keuangan dari provinsi ini direalisasikan tahun depan untuk pembangunan tribun penonton di Stadion Sangkuriang,” kata Achmad Nuryana.
Dia mengatakan, untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan fasilitas, pihaknya sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,5 miliar.
Pemeliharaan ini sudah dilakukan sejak 2022 lalu dengan anggaran yang bersumber dari APBD Kota Cimahi.
Nuryana mengakui, APBD Kota Cimahi tidak mampu untuk menopang kebutuhan kontruksi dan pembangunan tribun.
Pemkot Cimahi juga sudah membuat Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan tribun di Stadion Sangkuriang.
Termasuk pemanfaatan ruangan di bawah tribun yang bisa digunakan untuk kantor ruang sekretariat.
Revitalisasi Stadion Sangkuriang yang sudah dilakukan memang masih jauh dari perencanaan yang tercantum dalam DED.
Baca Juga:Mau Subsidi Rp 7 Juta untuk Konversi Motor Listrik? Simak Tahapannya!Begini Cara DLH Jabar Kelola Air Lindi TPAS Sarimukti
Dalam hasil kajian itu setidaknya dibutuhkan Rp273 miliar untuk menjadikan stadion itu lebih refresentatif.
Namun kebutuhan anggaran tersebut akan sulit dipenuhi jika hanya mengandalkan APBD Kota Cimahi.
Apalagi tahun ini pihaknya tidak mendapat bantuan keuangan untuk merevitalisasi stadion tersebut secara besar-besaran.
Meski begitu pihaknya tetap berupaya untuk memperbaiki Stadion Sangkuriang dengan anggaran yang sudah dialokasikan.
“Yang mahal itu kan tribun sama basemennya. Kita harus realistis melihat anggaran yang ada. Tapi tetap harapannya lebih refresentatif lagi seperti yang diharapkan,” ujar Ahmad Nuryana. (cep/yan).
