Sekdaprov Riau Buka Lowongan Buzzer Usai Gaya Hedon Istri Dihujat

JABAR EKSPRES – Beredar tangkapan layar di Twitter tentang lowongan kerja Buzzer dari Sekdaprov Riau dengan syarat mempunyai akun media sosial minimal 1000 pengikut.

Unggahan tersebut dibagikan akun Twitter @partaisocmed pada (21/3) dan telah mendapat lebih dari satu juta tayangan.

“Loh, ada yang bayar buzzer?,” tulis @partaisocmet dengan menyertakan tangkapan layar perekrutan buzzer politik yang terlihat dari sebuah akun Whatsapp.

Berikut adalah kriterianya:

Need lagi KOL Tiktok – Ready To Post

Kriteria:
Follwers minfoll 1.000
All Gender
All Domisili

SOW:
ready to post konten tentang berita yang istri sekdaprov

“Maka muncullah akun2 londo ireng. Ada betulnya tapi, sebelum jadi Sekda beliau sudah jadi Kepala Dinas PU Provinsi Riau,” tulisnya lagi sambil menyertakan bukti dari akun salah satu buzzer Pemprov Riau.

Tak hanya itu, seorang warganet lain memperlihatkan bukti perjanjian pembayaran buzzer yang akan direkrut Pemprov Riau.

Dalam tangkapan layar tersebut, menjelaskan bahwa buzzer harus mengunggah berita istri Sekda Provinsi Riau dengan bayaran Rp50 ribu untuk akun yang mempunyai lebih dari 10.000 followers, dan bayaran rp25 ribu untuk akun yang mempunyai kurang dari 10.000 followes.

Sontak hal tersebut memancing komentar pedas dari warganet yang menganggap Sekdaprov Riau sudah tak berkutik lagi menghadapi berbagai berita miring terkait gaya hidup mewah keluarga mereka.

“Gue punya temen yg ikutan buzzer buzzer kek ginian, buat konten di twitter udh, tapi kata dia feenya gak cair cair udh lama padahal feenya itu cuma 10 – 25k, disitu temen guenya ngamuk ngamuk. Langsung gue kata katain itu dia wkwkwk,” tulis @mas***

“Denger2 kalo sekda tuh lebih kenceng pendapatanya dari pada atasan2 mereka,” tulis @rdm***

“Banyak yang begitu, gan. Sy dulu jg pernah main Agensi digital dan sempat dapat tawaran project “buzzer” gituan, tp ga sy terima karna kita gatau pihak mana yang baik + duitnya ga seberapa dibanding efek kerusakan negara di kedepannya,” tulis @merc***

“rugi bandar bgt sekali post cuma 25k wkwkkw,” tulis @txtdrjkt

Hingga berita ini dimuat, belum ada klarifikasi langsung dari Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau SF Hariyanto maupun Pemprov Riau tentang dugaan penyewaan jasa buzzer dengan menyebarkan lowongan kerja di grup Whatssapp.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan