Bima Arya: Realisasi Kantor Pemerintahan Baru di Kota Bogor Tunggu Anggaran Pusat

Wali Kota Bogor, Bima Arya. (YUDHA PRANANDA / JABAR EKSPRES)
Wali Kota Bogor, Bima Arya. (YUDHA PRANANDA / JABAR EKSPRES)
0 Komentar

BOGOR – Rencana pembangunan kantor pemerintahan Kota Bogor yang bakal terpusat di wilayah Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur mulai dimatangkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan menggarap Detail Engineering Design (DED).

Lahan seluas 6 hektare hibah dari Direktorat Jenderal Keuangan Negara (DJKN) yang bakal didesain menjadi kantor pemerintahan baru tersebut, berjarak sekitar 8 kilometer dari Balai Kota Bogor saat ini yang berlokasi di Kecamatan Bogor Tengah.

Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut, meski sudah dimantapkan realisasi rencana pembangunan pusat pemerintahan baru itu masih bergantung kepada pemerintah pusat, khususnya terkait ketersediaan anggaran.

Baca Juga:Pasca Ade Yasin Terjaring OTT, Uu Ruzhanul Ulum Khawatir Elektabilitas Partai PPP di Jabar MenurunParah! Kekerasan Anak di Bogor Menanjak, Ini Penyebabnya

Meski begitu, dirinya mengaku, terkait pemindahan pusat pemerintahan sudah mendapat lampu hijau alias disetujui oleh pemerintah pusat.

“Tetapi timing harus menyesuaikan segala hal, mungkin tahun ini atau tahun depan. Desain sudah berjalan, kalau anggaran sudah ada baru dibuat konsep pastinya,” ungkapnya dikutip Rabu, 18 Desember 2023.

Camat Bogor Timur Rena Da Frina menambahkan, pada lahan yang akan digunakan untuk kantor pemerintahan di wilayah Kelurahan Katulampa telah dilakukan land clearing atau pembukaan  lahan.

“Informasi terakhir yang saya dengar land clearing sudah beres. Namun untuk pembangunan fisiknya belum, karena seperti disampaikan pak wali mudah-mudahan ada informasi lebih lanjut dari kementerian terkait,” paparnya.

Dia menjelaskan, terkait rencana itu pihaknya telah melancarkan sosialisasi kepada warga setempat. Saat ini, sambung dia, selain land clearing di lokasi pembangunan tengah berposes pematokan batas lokasi.

“Kemudian untuk sosialisasi pematokan batas sudah clear, dan penggarap di sekitar sana sudah disosialisasikan oleh lurah,” sebutnya.

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Rudy Mashudi menuturkan, pembangunan baru dapat dilaksanakan pada 2024 mendatang.

Baca Juga:Saldo DANA Gratis Rp 65 Ribu Cair Setiap Hari! Buruan Download Aplikasi Game IniRatusan Bidang Lahan Sekolah di Kabupaten Bogor Belum Tersertifikasi

Hal tersebut dilakukan setelah rampungnya DED termasuk rencana anggaran biaya untuk pembangunan.

“Infonya kemarin leading sektornya PU ke (Kementerian) PU pusat, setelah pak wali bertemu dengan presiden. Itu DED dan sebagainya on progres,” terangnya.

Rudy menyampaikan, bahwa dari proposal awal, ada beberapa perkantoran organisasi perangkat daerah (OPD) yang akan diarahkan berpindah ke lokasi kantor pemerintahan Kota Bogor di Kelurahan Katulampa tersebut.

0 Komentar