Untung Messi

 

Muh Nursalim

saya beli apel merah, sudah tiga bulan dengan suhu ruangan masih kelihatan segar. Setelah baca-baca postingan tentang pengawetan buah, kayakanya itu bukan diozonisasi seperti hasil mesiinya Prof Nur tetapi dilapisi lilin, saya kerik pakai kuku nampak kupasan lilinnya itu. Bepara bulan ya jika pakai cara yang sehat seperti ozonisasi ini ?

 

Jimmy Marta

“Uang itu bagaikan jenggot”. Habis dicukur tumbuh lg. Masalahnya jk gk punya jenggot. Belum dicukur tetap gk ada.. .haha..

 

yea aina

Kalau buah dan sayuran lebih awet dengan dicuci ozon berteknologi plasma, semoga bisa efektif juga untuk “uang”. Ini peluang bisnis: laundry “uang” agar lebih awet di dompet.

 

Amat Kasela

Bagiku, uang itu laksana aliran air sungai. Hanyut dan berlalu. Saya, cuma orang yang duduk di pinggir sungai. Memandangi aliran uang yang mengalir ke rekening bank, ke rekening sekolah (bayar SPP), dan ke rekening istri.

 

Leong putu

Uang itu walapun berbahan kertas, tak pernah bisa awet. Entahlah.

Aljo

Saya bersyukur bisa melihat dari jarak dekat Prof Dr Muhammad Nur sewaktu masih muda. Dr Nur memang sangat serius mendalami bidang yang ditekuninya. Di sela-sela kuliah di Jurusan Fisika, Fakultas MIPA, UGM, Dr Nur mengajar di sekolah saya, MAN 1 Yogyakarta, yang letaknya bersebelahan dengan kampus Dr Nur, di Jalan Simanjutak, Yogyakarta. Sayang, saya tidak langsung diajar oleh Dr Nur. Saya waktu itu saya beda jurusan karena tidak mengambil jurusan IPA.

 

WASITH channel

Prembun itu bukan Kutoarjo, tapi ikut kab Kebumen. Kutoarjo itu kecamatan di kab. Purworejo

 

D-D win

Banyak orang yang tidak mau jadi petani (sayuran, buah, padi dsb) krn jd petani itu 90% tidak bisa kaya, knp tdk bisa kaya krn hasil jualnya murah, knp hasil jualnya murah karena kualitasnya tidak bagus, knp kualitasnya tdk bagus karena perawatan,pemeliharan, & dstribusinya kurang baik (harga pupuk, ongkos, alat pertanian mahal), knp pemeliharaannya mahal Krn teknik dan pgthuan petani kurang baik dalam bertani yg modern, knp tdk modern Krn masih menggunakan pengetahuan lama yg tradisional, knp msh tradisional, Krn tdk punya akses k inovasi/pgthuan yg terbaru, knp pengthannya trbts, Krn tingkat pendidikan petani msh rendah. Knp msh rendah Krn biaya pendidikan & hdup mahal, knp biaya hdp pnddkan mahal, Krn akses pendidikan ada di kota besar. Knp tdk mampu membiaya pnddikn, krn petani itu hdup pas-pasan. Knp pas2an, Krn…kembali ke kalimat awal alasannya. (Ingat materi pljrn kegiatan ekonomi pas SD, ada Produsen-distributor-konsumen, produsen mati, jalur selanjutnya binasa), Terus apa yg kita banggakan dr negara Agraris, jika petani nya saja menderita.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan