“Jelek banget begini. Pagar rumah orang tidak bisa terbuka, orang tidak bisa keluar. Kontraktor gak becus, saya blacklist,” cetusnya saat itu.
’’Kontraktor nya dan orang-orang yang terlibat saya blacklist, saya catat semua, saya blacklist. Kerjaannya jelek sekali lah, kualitasnya. Pokoknya kalau kita tidak puas, kita tidak akan tanda tangan,’’ imbuhnya didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Chusnul Rozaqi.
Bima meminta agar kontraktor memaksimalkan pengerjaan proyek dengan pagu Rp 2,5 miliar tersebut. “Saya minta semua maksimalkan perbaikan,” serunya.
Baca Juga:Hadapi Nataru, Belasan PSK Diamankan Satpol PPTop! Kaligrafi 792 Meter Cetak Rekor Muri
Dia menekankan, pembangunan itu dari pajak, yang untuk rakyat. Tentunya akan dipakai dan nikmati adalah warga. “Saya minta semua kontraktor jangan main-main. Kepala dinas, camat dan lurah harus turun serta awasi. Kalau kontraktor pelaksana tidak amanah, kita blacklist perusahaannya dan orang-orangnya. Tidak ada tawar-menawar,” tegasnya. (yud/drx)
