Airlangga Hartarto Ungkap Keberhasilan Kendalikan Covid-19 pada Acara RSIS di Singapura

Penguatan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, pemerintah menerapkan kebijakan Rem dan Gas yang dilakukan sebagai penyeimbang agar roda perekonomian tetap berjalan.

Kebijakan yang diterapkan itu, akhirnya membuahkan hasil dengan adanya angka penurunan kasus positif Covid-19. Bahkan, untuk kondidi ekonomi mengalami pertumbuhan.

Airlangga Hartarto mengatakan, untuk capaian vaksin, Indonesia diakui sebagai lima negara yang tingkat vaksinisasi tertiggi.

‘’Sampai saat ini Indonesia telah memberikan vaksinasi  lebih dari 430 juta dosis vaksin Covid-19,” ujar Menko Airlangga.

Untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi pemerintah Indonesia juga melakukan perbaikan regulasi dengan membuat aturan UU Cipta Kerja atau OImnibus Law.

Aturan ini, mengatur berbagai kemudahan dan memangkas birokrasi agar dapat memberikan ruang investasi ke Indonesia.

Adanya Uu Cipta kerja mempengaruhi lebih dari 70 undang-undang pada 11 klaster ekonomi. Di antaranya terkait pengaturan tenaga kerja, proses perizinan, dan proses persetujuan investasi.

Hasil kerja keras dan keberhasilan Indonesia pada penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional akhirnya mendapat pengakuan dunia Internasional.

Airlangga Hartarto menambahkan, untuk merespon krisis global, melalui Presiden RI, Indonesia ikut mengambil peran dengan tergabung ke dalam the Champions Group of Global Crisis of Response Group (GCRG).

Beberapa waktu lalu, atas nama pemerintah Indonesia Presiden Joko Widodo bertemu langsung dan bertemu dengan kedua kepala negara agar mengakhiri konflik perang antara Rusia dan Ukrania.

‘’Adanya konflik tersebut sangat berdampak pada kisis global yang membuat peningkatan perekonomian dunia, karena mengalami krisis energi dan krisis pangan,’’ pungkas dia. (yan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *