Sempat Ditolak Warga, Jenazah Pasien Covid-19 di Pasirnanjung Sumedang, Akhirnya Dimakamkan

Ambulans RSUD Cicalengka saat mengantarkan jenazah warga Desa Pasirnanjung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang yang diduga meninggal terpapar Covid-19. (Yanuar Baswata/Jabar Ekspres)
Ambulans RSUD Cicalengka saat mengantarkan jenazah warga Desa Pasirnanjung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang yang diduga meninggal terpapar Covid-19. (Yanuar Baswata/Jabar Ekspres)
0 Komentar

SUMEDANG – Seorang warga di Desa Pasirnanjung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang dikebumikan usai diduga terpapar Covid-19.

Sebelumnya, warga tersebut sempat jalani pengobatan di RSUD Cicalengka karena menderita penyakit lambung.

Melalui informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, pasien telah dipulangkan oleh pihak rumah sakit untuk rawat jalan.

Baca Juga:Bencana Hidrometeorologi, Kombinasi Fenomena Alam dan Ulah Manusia, Begini DampaknyaGodok Raperda Wisata, Fraksi PDIP Tergetkan Desa Digital Terwujud di Tahun 2022

Namun, sekiranya tiga hari dari kepulangan, keluarga merasa khawatir sebab sakit yang dialami pasien malah semakin parah.

Usai lakukan pemeriksaan, selain alami penyakit lambung pasien didiagnosa menderita sakit paru-paru.

Saat dicoba tes rapid, pihak RSUD Cicalengka memberikan hasil reaktif.

Kendati begitu, pasien yang saat itu tengah dirawat pun lebih dulu meninggal dunia.

Mirisnya, ketika hendak dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Pasirnanjung, warga setempat sempat menolak.

Kepala Desa Pasirnanjung Caca Suardin membenarkan, warga di RW 06 sempat menolak dilakukannya proses pemakaman.

“Ini masalah kemanusiaan. Mungkin karena adanya yang memprovokasi,” kata Caca kepada Jabar Ekspres di lokasi pemakaman, Jumat (11/6).

Menurut Caca, adanya orang yang memprovokasi dapat membuat warga setempat menjadi panik dan terjadi penolakan proses pemakaman.

Baca Juga:Wisata KBB Boleh Buka, Tapi Bakal Ditutup, Jika Melanggar…200 Kuota, Target Vaksinasi Lansia di Setiamanah Cimahi

“Harusnya bisa kasih penerangan, karena masalah Covid-19 ini sudah jelas, harus bagaimananya, prokesnya,” tutup Caca. (mg6)

0 Komentar