oleh

Wisata KBB Boleh Buka, Tapi Bakal Ditutup, Jika Melanggar…

NGAMPRAH – Objek wisata di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) tetap diizinkan beroperasi secara normal meskipun saat ini KBB berada di zona merah atau daerah dengan risiko tinggi penyebaran Covid-19.

Namun para pelaku wisata di KBB termasuk yang ada di kawasan Lembang, wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk meminimalisir risiko penyebaran Covid-19.

“Terkait kondisi KBB yang kembali berada di zona merah menjadi perhatian, khususnya bagi para pelaku pariwisata untuk lebih mengetatkan prokes,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Heri Partomo, saat dihubungi, Jumat (11/6).

Baca Juga:  Harga Cabai di KBB Anjlok, Petani Minta Pemerintah Turun Tangan

Kendati demikian pihaknya juga mengatakan jika terjadi pelanggaran protokol kesehatan di objek wisata maka konsekuensinya adalah penutupan.

“Tentu saja jika terjadi pelanggaran prokes harus ditindaklanjuti sesuai kesepakatan yang pernah dibuat yaitu menutup operasional objek wisatanya,” tegasnya.

Alasan di balik objek wisata tetap boleh yakni tak ada desa yang berada di zona merah Covid-19. Dari 165 desa di KBB, sebanyak 71 desa masuk zona hijau dan 94 desa di zona kuning.

Baca Juga:  4.774 Formasi, Kuota Rekrutmen CPNS dan PPPK Pemda KBB

Sementara di tingkat kecamatan, Kecamatan Lembang menjadi penyumbang kasus Covid-19 terbanyak dengan 1.592 kasus. Disusul oleh Ngamprah dengan 1.325 kasus dan Padalarang dengan 1.169 kasus.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga