oleh

PIM di Soreang Selalu Sepi Pengunjung, Ini Penyebabnya

SOREANG – Pasar Ikan Modern (PIM) Soreang, Kabupaten Bandung selalu sepi pengunjung. Hal tersebut berdampak terhadap pendapatan para pedagang.

Disinyalir, penyebab dari sepinya aktivitas jual-beli itu diakibatkan pengelolaan PIM Soreang Kabupaten Bandung yang dinilai tidak optimal.

Sehingga berdampak sepinya pengunjung dan membuat rugi para pedagang.

Penjual ikan basah di PIM Soreang, Ace mengatakan bahwa pembeli kurang ramai. Katanya, di pasar ikan modern ini hanya tersedia ikan, tidak seperti di pasar tradisional yang tersedia berbagai macam kebutuhan pangan.

Baca Juga:  Perlu Ditingkatkan, Dewan Soroti Buffer Stock Dinsos Jawa Barat

“Lapak yang tutup banyak soalnya pembeli kurang, ikan banyak yang numpuk, enggak ke jual, banyak yang busuk, banyak yang diasin, udah nyerah,” kata Ace saat di wawancara belum lama ini.

Untuk modal, Ace mengaku harus mengeluarkan biaya sebesar Rp4 jutaan. Untuk bisa balik modal, dirinya memerlukan waktu hingga tiga hari lamanya. “Saya ini bertahan saja, mudah-mudahan kedepannya ramai, mudah-mudahan ada kemajuan, tapi udah dua tahun gini aja,” katanya.

Baca Juga:  Tol Jakarta-Cikampek Disekat, Ratusan Buruh Protes

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Tri Bambang Pamungkas mengungkapkan, hingga saat ini, Pasar Ikan Modern Soreang dikelola oleh PT. Citra Bangun Selaras (CBS). Namun, kata Tri, PT. CBS kurang berinovasi dalam mengelola pasar ikan tersebut, sehingga sepi pengunjung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga