JABAR EKSPRES – Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menegaskan seluruh proses rekrutmen dalam Job Fair Kota Bogor 2026 harus berjalan profesional tanpa adanya praktik kolusi atau titipan (orang dalam) dari pihak mana pun, termasuk pejabat sekalipun.
Penegasan itu disampaikan Jenal saat meninjau langsung pelaksanaan Job Fair yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor dengan menghadirkan 30 perusahaan nasional di Plaza Jambu Dua, Kota Bogor, 8-9 Juni 2026.
“Saya memerintahkan, saya berharap bahwa wajib tidak ada kolusi. Tidak ada prioritas titip-menitip siapapun pejabatnya. Perusahaan harus profesional. Pak Kepala Dinas Ketenagakerjaan juga siap mengawal, tidak ada kenalan siapa atau dari siapa. Semua profesional,” kata Jenal kepada wartawan, Senin (8/6/2026).
Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Jajaki Kerjasama dengan Kementerian Perkuat Pengelolaan SampahDiduga Korsleting Listrik, isi Rumah Dua Lantai di Cileungsi Bogor Ludes Terbakar
Lebih lanjut disampaikan, keseluruhan proses seleksi harus dilakukan secara terbuka berdasarkan kemampuan peserta, tanpa intervensi pihak tertentu.
Jenal juga memastikan bahwa adanya pengawasan terhadap proses rekrutmen. Setiap perusahaan bahkan juga diminta untuk melaporkan hasil penerimaan tenaga kerja kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor setelah kegiatan jon fair ini berlangsung.
“Dan saya pastikan nanti setelah dua hari berjalan, mereka para perusahaan yang merekrut juga untuk lapor balik ke Disnaker berapa yang diterima. Ini agar dijadikan evaluasi sekaligus bukti proses rekrutmen berjalan baik dan profesional,” ujarnya.
Tak hanya itu, Jenal juga meminta agar Disnaker menghadirkan testimoni dari peserta Job Fair tahun sebelumnya yang telah diterima bekerja.
Menurutnya, hal itu juga penting untuk menunjukkan bahwa proses rekrutmen benar-benar dilakukan secara profesional, tanpa proses titip menitip maupun proses penipuan.
“Harusnya yang keterima di tahun lalu menyampaikan testimoni bahwa mereka masuk secara tes profesional, tidak ada titipan,” ucapnya.
Ia bahkan meminta agar para penerima kerja sebelumnya diundang untuk memberikan pengalaman mereka agar masyarakat tidak ragu mengikuti Job Fair.
Baca Juga:BULOG Pastikan Harga Beras Stabil, Lebih dari 500 Ribu KPM Sudah Terima Bantuan PanganMonte Equipment Ramaikan IndoFest 2026, Brand Outdoor Asal Bandung Tawarkan Carrier Viral Harga Rp400 Ribuan
“Kalau bisa setelah acara ini ada testimoni dari yang sudah diterima tahun lalu untuk menyampaikan pengalaman positifnya. Sehingga mereka tidak sekadar mengharapkan sesuatu yang tidak jelas,” katanya.
