BUMN dapat menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah, kebutuhan nasional, kemampuan industri, serta investasi teknologi.
Wakil Kepala BP BUMN, Tedi Bharata, menilai penguasaan teknologi memiliki keterkaitan erat dengan ketahanan dan kepentingan nasional.
“Kedaulatan teknologi menjadi bagian penting dari ketahanan nasional. Karena itu, penguasaan dan pengembangan kapabilitas teknologi strategis harus terus didorong agar Indonesia mampu menjadi negara maju dan memiliki kemandirian dalam menjaga kepentingan nasional,” ujar Tedi Bharata.
Baca Juga:Wabup Dorong SOR Mangunreja Berstandar FIFA, Bidik Homebase PersitasRelation Business Perkuat Peran Listrik Dorong Ekonomi Daerah
Pernyataan tersebut mempertegas bahwa penguasaan teknologi strategis bukan semata persoalan kemampuan industri, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi perkembangan teknologi global.
35 Tahun Len Jadi Modal untuk Lompatan Berikutnya
Bagi PT Len Industri (Persero), perjalanan selama 35 tahun menjadi modal penting untuk memasuki fase berikutnya. Pengalaman, pengetahuan, talenta, serta kemampuan rekayasa yang telah dibangun menjadi fondasi untuk memperkuat kapabilitas teknologi nasional.
Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., mengatakan perjalanan 35 tahun Len bukan hanya soal usia perusahaan, tetapi juga mengenai kemampuan yang telah dibangun dan bagaimana kemampuan tersebut dapat terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan strategis Indonesia.
“35 tahun perjalanan Len bukan hanya tentang lamanya kami hadir, tetapi tentang bagaimana teknologi dan kemampuan rekayasa yang kami bangun dapat menjawab kebutuhan strategis Indonesia. Ke depan, tantangannya adalah memastikan kemampuan tersebut terus berkembang menjadi kapabilitas yang dapat kita kuasai, kembangkan, integrasikan, dan industrialisasikan secara semakin mandiri,” ujar Prof. Joga Dharma Setiawan.
Len melihat masa depan teknologi Indonesia membutuhkan ekosistem yang mampu mempertemukan berbagai elemen penting, mulai dari research, talent, engineering, investment, industry, hingga end-user needs.
Karena itu, pengembangan teknologi pertahanan tidak hanya dipandang sebagai agenda untuk memenuhi kebutuhan sektor pertahanan, tetapi juga sebagai bagian dari agenda yang lebih besar dalam memperkuat kemampuan teknologi nasional.
Melalui Len Techno Day 2026, Len mendorong kolaborasi lintas sektor agar kapabilitas teknologi yang dikembangkan tidak hanya relevan bagi kebutuhan pertahanan, tetapi juga mampu menghasilkan nilai serta solusi bagi berbagai kebutuhan nasional.
