Bertekad Lanjutkan SOR Kaliki, Bupati Cecep:  Uang Rakyat Harus Bermanfaat

Bertekad Lanjutkan SOR Kaliki, Bupati Cecep:  Uang Rakyat Harus Bermanfaat
Bertekad Lanjutkan SOR Kaliki, Bupati Cecep:  Uang Rakyat Harus Bermanfaat
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin-Asep Sopari Al-Ayubi, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan Stadion Olahraga Rakyat (SOR) Kaliki di Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya.

Fasilitas olahraga yang pembangunannya telah dimulai sejak 2014 itu dipandang tidak boleh terus dibiarkan tanpa kejelasan. Terlebih, anggaran yang telah digelontorkan pemerintah sudah mencapai sekitar Rp86 miliar, namun hingga kini SOR Kaliki belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengatakan, pihaknya akan berupaya meneruskan pembangunan SOR Kaliki dengan berpedoman pada Detail Engineering Design (DED) yang sudah tersedia.

Baca Juga:Diharapkan mampu Tuntaskan Lahan Petani, Tani Merdeka Apresiasi Langkah DPR Setujui RUU Reforma AgrariaPGN Solution dan Nusantara Regas Perkuat Kesiapsiagaan Darurat Pipa Bawah Laut

“Jadi kita bangun dulu sesuai DED yang sudah ada, agar nanti ada outcome atau manfaat yang kita dapat,” kata Cecep, Kamis (10/9/2026).

Menurut Cecep, keberlanjutan pembangunan SOR Kaliki merupakan bagian dari komitmen pemerintahan Cecep-Asep untuk menyelesaikan berbagai program pembangunan yang telah dirintis oleh pemerintahan sebelumnya.

Ia menegaskan, pergantian kepemimpinan tidak boleh otomatis membuat program yang sudah berjalan dihentikan. Sepanjang program tersebut dinilai baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat, pemerintahan saat ini akan berupaya melanjutkannya.

“Jadi tidak boleh karena kita berbeda pandangan kemudian menghilangkan dinamika. Selama kita lihat bahwa apa yang ditinggalkan pendahulu kita itu program yang baik tentu kita lanjutkan,” ujar Cecep.

Sebaliknya, apabila terdapat bagian yang dinilai belum ideal, pemerintah akan mencari inovasi agar pembangunan tersebut tetap memiliki arah dan manfaat.

“Jika kita lihat kurang baik, maka tugas kita mencarikan inovasinya,” imbuhnya.

Cecep menilai, SOR Kaliki merupakan salah satu contoh pembangunan yang harus segera dicari jalan keluarnya. Sebab, sejak mulai dibangun pada 2014, proyek tersebut telah menyerap anggaran sekitar Rp86 miliar.

Baca Juga: Dari Keluhan Pelapor, AKSARA Gagasan Kombespol Bambang Sumitro Dorong Bareskrim Perkuat Layanan SPKRMBG Diperketat! 6 SPPG di Tasikmalaya Kena Sanksi, 3 Disuspend karena Belum Punya SLHS

Namun, besarnya anggaran yang telah dikeluarkan belum sebanding dengan manfaat yang dirasakan masyarakat karena stadion hingga sekarang belum bisa digunakan secara optimal.

“SOR Kaliki dibangun dari 2014 lalu dan telah menyedot anggaran sekira Rp86 miliar. Sampai hari ini belum bisa digunakan. Artinya belum ada kebermanfaatan,” tegasnya.

0 Komentar