Alumni Bongkar Dugaan Pelecehan Seksual di SMPN 2 Ngamprah, Disdik KBB Turun Tangan

Alumni Bongkar Dugaan Pelecehan Seksual di SMPN 2 Ngamprah, Disdik KBB Turun Tangan
Ilustrasi: Korban pelecehan seksual. Dok Pixabay
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dugaan pelecehan seksual terhadap siswa di SMPN 2 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menyeruak setelah seorang alumni mengungkap pengakuan mengejutkan di media sosial.

Dalam unggahannya, alumni tersebut mengungkap dugaan perlakuan tidak pantas yang disebut dialami dirinya dan seorang temannya pada waktu berbeda saat masih bersekolah di SMPN 2 Ngamprah.

Ia menyebut temannya diduga mengalami tindakan tidak senonoh yang dilakukan seorang guru mata pelajaran Bahasa Inggris. Menurut pengakuannya, dugaan tindakan tersebut bahkan telah dilaporkan kepada kepala sekolah.

Baca Juga:Anak 7 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LBH PUI Desak Penanganan SeriusLBH PUI Kecam Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Korban di Bawah Umur, Polisi Diminta Bertindak Profesional

“Teman saya pernah dicabuli oleh guru Bahasa Inggris. Bokongnya dipegang. Sudah mengadu ke kepala sekolah, malah mau disogok uang Rp100 ribu,” ujar alumni tersebut melalui akun @brorondm, Selasa (18/8/2026).

Selain dugaan kejadian yang dialami temannya, alumni tersebut juga mengaku pernah mendapat perlakuan dari seorang guru perempuan yang membuatnya merasa dipermalukan.

Ia menyebut guru tersebut menarik bajunya hingga pakaian dalamnya terlihat. Saat kejadian, menurut pengakuannya, terdapat seorang guru laki-laki di ruangan tersebut.

“Dan saya pun waktu itu pernah dipermalukan sama guru perempuan. Baju saya ditarik supaya daleman saya kelihatan. Mungkin niatnya baik untuk mengingatkan, tapi di situ ada guru cowok. Saya malu,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Bandung Barat memastikan akan menelusuri informasi yang beredar untuk mengetahui fakta sebenarnya terkait dugaan pelecehan seksual tersebut.

Kabid Pembinaan SMP Disdik KBB, Cucu Rosmiati, mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai dugaan tersebut.

“Kami sudah mendapat informasi. Kami akan melakukan pengecekan dan pendalaman terkait dugaan pelecehan seksual di SMPN 2 Ngamprah,” kata Cucu saat ditemui, Selasa.

Baca Juga:Modus Pinjami HP, Pemilik Fotokopi di Ciampea Bogor Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Bocah 12 TahunKorban Dugaan Pelecehan Seksual di Taman Lansia Bogor Minta Tolong ke Warga, Pelaku Ditangkap

Cucu menegaskan, Disdik KBB akan menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait.

Ia memastikan dugaan pelecehan seksual tidak boleh diabaikan, terlebih jika terjadi di lingkungan pendidikan.

“Kami akan tindak lanjuti dan mengecek langsung. Kami menentang segala bentuk pelecehan seksual. Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak-anak. Hasil pendalaman nanti akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya,” tegasnya. (Wit)

0 Komentar