Panas Bumi Galunggung Dipromosikan untuk Gaet Investor

Bupati Cecep Nurul Yakin saat promosikan potensi Panas Bumi Galunggung/Foto: Pemkab
Bupati Cecep Nurul Yakin saat promosikan potensi Panas Bumi Galunggung/Foto: Pemkab
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya terus berupaya memperkenalkan sekaligus menawarkan berbagai potensi daerah kepada investor. Salah satunya melalui pengembangan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Galunggung yang dinilai memiliki peluang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Upaya tersebut mengemuka saat Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menghadiri Sosialisasi Pengembangan dan Penawaran WKP Gunung Galunggung di Hotel Alhambra, Jumat (2/10/2026) lalu.

Bupati Cecep mengatakan, sosialisasi potensi panas bumi tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkab Tasikmalaya dalam membuka lebih luas peluang investasi, sekaligus memperkenalkan kekuatan ekonomi daerah yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Baca Juga:AQUA DBL Dance Jadi Panggung Anak Muda Ekspresikan Wastra NusantaraKerja ke Jepang Dibuka untuk Perempuan Tasikmalaya, Kuota Hanya 10 Orang

Dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026), Cecep menegaskan bahwa Kabupaten Tasikmalaya membutuhkan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Karena itu, pengembangan ekonomi tidak bisa hanya bertumpu pada satu sektor, tetapi harus dilakukan melalui diversifikasi ekonomi, peningkatan produktivitas, penciptaan nilai tambah, dan investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kabupaten Tasikmalaya memiliki berbagai peluang investasi, antara lain agroindustri dan hilirisasi pertanian, industri pengolahan dan UMKM, pariwisata dan ekonomi kreatif, kelautan dan perikanan, serta energi baru dan terbarukan,” ujar Cecep.

Menurutnya, potensi daerah tersebut perlu terus disosialisasikan agar semakin dikenal dan mampu menarik minat dunia usaha untuk ikut mengembangkan perekonomian Kabupaten Tasikmalaya.

Khusus potensi panas bumi Gunung Galunggung, Cecep menilai pengembangannya tidak semata-mata harus dilihat sebagai proyek penyedia energi.

Lebih dari itu, investasi panas bumi diharapkan dapat terhubung dengan ekosistem ekonomi daerah sehingga memberikan efek berantai bagi masyarakat.

“Kita berharap pengembangan panas bumi Gunung Galunggung menjadi investasi strategis yang menghasilkan energi bersih, membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Baca Juga:Water Cannon Polres Tasikmalaya Tak Lagi Hadapi Massa, Kini Datangi Emak-Emak yang Perlu Air BersihTanpa Inez di Championship, Penabur Cirebon Temukan Senjata Baru Jelang Final DBL West Java

Cecep menegaskan, setiap pengembangan potensi daerah harus memberikan manfaat yang luas. Di sisi lain, aspek keberlanjutan lingkungan juga menjadi perhatian agar pemanfaatan sumber daya alam tidak hanya menghasilkan keuntungan ekonomi dalam jangka pendek.

Dengan pendekatan tersebut, Pemkab Tasikmalaya berharap energi baru dan terbarukan, termasuk panas bumi Galunggung, dapat menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah dalam jangka panjang.

0 Komentar