Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Taman Lansia Bogor Minta Tolong ke Warga, Pelaku Ditangkap

Diduga Lakukan Pelecehan Sesama Jenis di Taman Lansia Kota Bogor, Pria Paruh Baya Diamankan Polisi
Pelaku berinisial S (56) warga Tanah Sareal, Kota Bogor yang diamankan kepolisian setelah diduga melakukan pelecehan seksual sesama jenis di kawasan Taman Lansia, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Foto: Polsek Bogor Tengah.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Saksi mata Asep Gumilar (42), warga Kota Bogor, mengungkap detik-detik dugaan pelecehan seksual sesama jenis yang terjadi di kawasan Taman Lansia, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Asep mengatakan, peristiwa bermula saat dirinya tengah berada di sekitar Taman Lansia sambil berjalan santai.

Saat itu, ia melihat korban yaitu seorang pemuda warga Bogor Utara berinisial NF (20) dan pelaku seorang pria paruh baya warga Tanah Sareal, Kota Bogor berinisial S (56) berada di Taman Lansia Bogor dan terlihat berbincang berdua.

Baca Juga:Skinmology Usung Standar Eropa, Tawarkan Solusi Perawatan Kulit untuk Iklim TropisPGN Siap Datangkan Pasokan Gas Bumi dari Lapangan Sengeti, Ubah Stranded Gas Jadi Energi Berkelanjutan

“Saya lihat mereka sudah duduk dan ngobrol. Awalnya saya tidak melihat ada kejadian mencurigakan,” kata Asep saat ditemui langsung di Mapolsek Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (23/6/2026).

Namun, beberapa saat kemudian, korban mendatanginya dan meminta pertolongan dengan menyebut telah mengalami pelecehan seksual.

“Korban bilang langsung ke saya dia dilecehkan secara seksual, dia takut dan minta tolong. Dia bilang dia dipegang pahanya sampai sekitar kelamin, terus alat kelamin pelaku digesek ke paha korban juga,” ujarnya.

Setelah itu, Asep bersama warga lain langsung berupaya mengamankan pelaku. Saat proses tersebut, pelaku disebut sempat berusaha melarikan diri hingga terjadi pengejaran.

“Pelaku langsung panik dan mau kabur. Akhirnya kita kejar bersama dan dibantu satu mahasiswa yang saat itu lagi ada di sekitar lokasi, sampai akhirnya pelaku berhasil ditangkap dan kami amankan,” katanya.

Ia menambahkan, setelah berhasil ditangkap, pelaku sempat berontak dan mengaku telah melakukan perbuatannya, serta meminta agar tidak dibawa ke kantor polisi.

“Dia jerit-jerit, berontak, terus bilang ‘saya sudah ngaku, jangan dibawa ke kantor polisi’. Minta tidak dilaporkan, tapi ya tidak mungkin dong orang begitu dilepas begitu saja,” ujarnya.

Baca Juga:Global Parenting Summit 2026: Peran Vital Orang Tua Merancang Masa Depan AnakG.H. Universal Bandung Raih Predikat Hotel Terbaik Nomor 1 di Dunia Versi TripAdvisor

Asep menyebut, pelaku kemudian dibawa ke pos di sekitar kawasan Lippo Plaza Kebun Raya, Bogor Tengah. Di lokasi tersebut, pelaku kembali berteriak, menangis, dan mengulangi pengakuannya di hadapan warga.

Asep bersama warga kemudian memastikan pelaku tidak kembali melarikan diri, sebelum akhirnya pelaku resmi diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

0 Komentar