Empat Hari Pencarian, Dua Nelayan Cipatujah yang Hilang Ditemukan Meninggal

Empat Hari Pencarian, Dua Nelayan Cipatujah yang Hilang Ditemukan Meninggal
Empat Hari Pencarian, Dua Nelayan Cipatujah yang Hilang Ditemukan Meninggal
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dua nelayan yang hilang setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik dihantam ombak di perairan Pamoekan, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya terjawab.

Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian oleh Tim SAR Gabungan berlangsung selama empat hari. Dengan seluruh korban berhasil ditemukan, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan.

Korban pertama ditemukan pada Jumat (2/10/2026) malam. Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 21.45 WIB, tidak jauh dari lokasi perahu terbalik.

Baca Juga:Home Charging Perkuat Kepercayaan Konsumen EVHome Charging Jadi Kunci Adopsi Kendaraan Listrik

“Alhamdulillah korban satu sudah ditemukan jam 21.45, ditemukan tidak jauh dari lokasi kapal terbalik,” ungkap Jembar saat dikonfirmasi, Minggu (4/10/2026).

Sementara satu korban lainnya, Ending (58), ditemukan pada Sabtu (3/10/2026). Informasi penemuan korban diterima Tim SAR Gabungan dari masyarakat sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban ditemukan sekitar 18 kilometer ke arah timur dari lokasi kejadian, tepatnya di koordinat 7°44’15.1″S 107°54’31.2″E.

Tim SAR Gabungan kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.37 WIB. Sekitar satu jam kemudian, pada pukul 17.40 WIB, korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Cipatujah untuk proses identifikasi.

Lima menit berselang, korban teridentifikasi sebagai Ending (58), laki-laki, seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah kecelakaan kapal di perairan Pamoekan.

Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

Kecelakaan tersebut sebelumnya menyebabkan tiga nelayan menjadi korban. Satu korban berhasil selamat, sedangkan dua lainnya, Ending dan satu korban lainnya, sempat dinyatakan hilang dan menjadi sasaran pencarian Tim SAR Gabungan.

Baca Juga:Bukan Sekadar Salat Jumat, Polisi Datang Membawa Pesan Kedekatan ke Warga MangunrejaAnnual& Sustainability Report Tahun Buku 2025 PGN Masuk 15 Besar Dunia, Raih Pengakuan di LACP dan ARC Awards

Dengan ditemukannya seluruh korban, pada Sabtu (3/10/2026) pukul 18.15 WIB dilakukan debriefing, penutupan, serta evaluasi Operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung Ade Dian Permana falam keterangan resminya menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang turut membantu pencarian.

“Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah bersama-sama mendukung pelaksanaan operasi ini,” ujarnya.

Berakhirnya operasi pencarian tersebut sekaligus menutup upaya pencarian terhadap dua nelayan yang sempat hilang setelah perahu mereka terbalik dihantam gelombang di perairan Pamoekan, Cipatujah.

0 Komentar