Bupati Bogor  Ungkap Puluhan Ton Sampah Diangkut Setiap Hari, Ajak Warga Jaga Lingkungan

Bupati Bogor  Ungkap Puluhan Ton Sampah Diangkut Setiap Hari, Ajak Warga Jaga Lingkungan
Sampah masih menumpuk di sungai-sungai Kabupaten Bogor. Foto: Diskominfo Kabupaten Bogor
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan setelah menemukan fakta bahwa puluhan ton sampah dan sedimentasi masih diangkut setiap hari dari sungai-sungai di Kabupaten Bogor.

Menurutnya, persoalan banjir dan kerusakan lingkungan tidak hanya dipengaruhi faktor alam, tetapi juga dipicu rendahnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sungai dan saluran air.

Ajakan tersebut disampaikan Rudy saat meninjau langsung kegiatan normalisasi sungai yang dilakukan UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah I Cibinong bersama jajaran, Sabtu (11/7/2026) malam.

Baca Juga:Tumpukan Sampah Menyumbat Kali Baru, Pemkab Bogor Kerahkan Alat BeratBakar Sampah Berujung Petaka, Rumah di Gunung Putri Bogor Ludes Terbakar

Rudy Susmanto menegaskan bahwa upaya pemerintah melakukan normalisasi sungai harus dibarengi perubahan perilaku masyarakat agar hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kalau kita ingin Kabupaten Bogor bersih, rapi, dan bebas banjir, perubahan harus dimulai dari diri kita sendiri. Yang rusak bukan lingkungannya, tetapi kesadaran kita sebagai masyarakat. Jangan saling menyalahkan, mari bersama-sama mengubah kebiasaan untuk menjaga lingkungan,” ujarnya, Senin (13/7).

Ia mengungkapkan, proses normalisasi yang berlangsung saat ini menunjukkan masih tingginya volume sampah dan sedimentasi yang menumpuk di aliran sungai.

Setiap hari, petugas harus mengangkut puluhan ton material yang menghambat fungsi sungai dan saluran air.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi bukti bahwa masalah lingkungan yang terjadi saat ini merupakan akumulasi dari kebiasaan buruk yang berlangsung selama bertahun-tahun.

“Bahkan di beberapa wilayah Kabupaten Bogor, ada saluran irigasi dan alur sungai yang hampir hilang karena tertutup sedimentasi dan sampah. Ini bukan terjadi dalam satu atau dua hari, melainkan bertahun-tahun. Karena itu, yang harus kita benahi adalah kesadaran kita bersama,” tegasnya.

Ia menilai, keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran aktif masyarakat menjadi faktor utama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman dari ancaman banjir.

Baca Juga:Pemkab Bogor Jadikan 15 Ribu KRL Senjata Utama Atasi Krisis SampahBupati Bogor Ajak Seluruh Lini Masyarakat Perkuat Penanganan Sampah Berbasis Desa 

Karena itu, Rudy mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dan membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan masing-masing.

“Kalau kita merasa sudah melakukan hal yang benar, mari ingatkan saudara-saudara kita yang belum. Jangan biarkan Bogor rusak karena ulah segelintir orang. Kabupaten Bogor adalah rumah kita bersama dan masa depan generasi yang akan datang. Mari kita jaga dengan sebaik-baiknya,” katanya.

0 Komentar