JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Dadang Supriatna menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat langkah mitigasi menghadapi musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung.
Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, Pemkab Bandung juga mulai menyiapkan pasokan air bersih dan mengamankan ketersediaan air irigasi.
Menurut Dadang, sejumlah daerah di Kabupaten Bandung mulai merasakan dampak musim kemarau. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta bergerak cepat melakukan langkah antisipasi agar dampaknya tidak meluas.
Baca Juga:Bukan Sekadar Sekolah, Institut Alam Rimba Siapkan Generasi Penjaga LingkunganKeluhan Percaloan dan Biaya Tambahan Bayangi Pelayanan SIM, Kinerja Satpas Polrestabes Bandung Jadi Sorotan
“Ini dilakukan semata-mata untuk persiapan menjelang musim kemarau panjang yang saat ini memang beberapa daerah sudah merasakannya,” kata Dadang usai mengikuti kegiatan Gerakan Indonesia Asri di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Soreang, Jumat (10/7/2026).
Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap sampah kering yang berpotensi memicu kebakaran. Daun-daun yang berguguran juga diminta dimanfaatkan sebagai kompos, bukan dibakar.
“Setiap daun yang jatuh kumpulkan dan jadikan kompos di pinggir pohon. Saya juga menghimbau sekarang sudah mendekati musim kemarau, sampah yang kering jangan sampai ada rokok sehingga tidak terjadi kebakaran di masing-masing lingkungan, terutama daerah-daerah yang rawan,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi potensi tersebut, Dadang menginstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat upaya mitigasi.
“Maka Dinas Damkar dan Penyelamatan harus fokus, termasuk BPBD untuk bisa fokus menyelesaikan mitigasi bencana sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Selain potensi kebakaran, Kang DS (KDS) sapaan akrabnya juga meminta Dinas Pertanian bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) segera menyiapkan langkah pengamanan pasokan air untuk lahan pertanian melalui optimalisasi jaringan irigasi.
“Yang kedua, Dinas Pertanian dengan Dinas PUTR saya minta segera melaksanakan program untuk daerah irigasi yang tentunya juga untuk persiapan air,” katanya.
Baca Juga:Deklarasi Laskar Biru Warnai HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Kota Bandung Gelar Aksi Bersih Sungai CitepusPolres Tasikmalaya Gelar Razia, Pelanggar Disanksi Mengaji dan Diberi Nasihat tentang Nyawa
Di sisi lain, Perumda Air Minum Tirta Raharja juga diminta bersiap menghadapi kemungkinan terjadinya krisis air bersih di sejumlah wilayah.
KDS menginstruksikan Sekretaris Daerah untuk mengoordinasikan penyediaan mobil tangki air di kecamatan maupun daerah yang rawan mengalami kekeringan.
