Diduga Akibat Sakit, Seorang ASN Ciamis Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

Diduga Akibat Sakit, Seorang ASN Ciamis Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya
Seorang PNS dievakuasi di Lingkungan Karang Okas, Kelurahan Ciamis, Kabupaten Ciamis devakuasi usai ditemukan meninggal dunia di kediamannya. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang pria berusia sekitar 55 tahun ditemukan meninggal dunia dalam rumahnya di Lingkungan Karang Okas, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis. Korban yang diketahui berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) itu diduga meninggal dunia akibat sakit.

Penemuan jasad korban bermula dari laporan warga yang curiga karena korban sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas di sekitar rumahnya. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.

Pamapta III Polres Ciamis, Ipda Andri Andriana, mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi bersama petugas Identifikasi (Inafis) dan piket Reserse Kriminal (Reskrim) setelah menerima laporan dari masyarakat.

Baca Juga:Tiga Rumah di Cisayong Tasikmalaya Ludes Terbakar, Satu Warga Meninggal DuniaBBM B50 Siap Diterapkan di Semua Sektor, Benarkah?

“Saya mendapat informasi dari warga bahwa ada penemuan orang meninggal dunia di daerah sekitar Ciamis, dekat stadion. Kami kemudian mendatangi TKP bersama piket Inafis dan piket Reskrim. Di lokasi benar ditemukan seorang laki-laki telah meninggal dunia. Dugaan sementara korban meninggal karena sakit,” ujar Andri, Kamis (2/7/2026).

Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Ciamis untuk penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan warga, korban terakhir kali terlihat pada Senin (29/6/2026) pagi. Sejak Senin sore hingga Rabu siang, korban tidak lagi terlihat keluar rumah hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Menurut informasi warga, Senin pagi korban masih terlihat di sekitar rumah. Setelah itu tidak terlihat lagi sampai akhirnya hari ini ditemukan sudah meninggal dunia,” kata Andri.

Saat ditemukan, korban berada di dalam kamar dengan posisi terlentang di atas tempat tidur. Rumah dalam keadaan terkunci dari dalam sehingga petugas bersama keluarga membuka pintu menggunakan kunci cadangan yang dipegang mantan istri korban.

“Pintu rumah terkunci dari dalam. Kemudian dibuka menggunakan kunci yang dipegang mantan istrinya sehingga kami bisa masuk ke dalam kamar,” jelasnya.

Polisi memastikan hingga pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di dalam rumah, petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan yang diduga merupakan obat resep dokter.

Baca Juga:Inflasi Juni Capai 3,34 Persen yoy, Fluktuasi Harga BBM Pemicu Utama?Bupati Cecep Bidik Tasikmalaya Jadi "Daerah Seribu Event", Festival hingga Kontes Ternak Disiapkan

“Untuk sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun, di sekitar dapur dan kamar ditemukan obat-obatan. Informasinya dari warga, obat tersebut merupakan obat dari dokter karena korban memang sering menjalani rawat jalan,” ungkap Andri.

0 Komentar