Tiga Rumah di Cisayong Tasikmalaya Ludes Terbakar, Satu Warga Meninggal Dunia

Tiga Rumah di Cisayong Tasikmalaya Ludes Terbakar, Satu Warga Meninggal Dunia
Kondisi rumah di Kampung Bojongneros-Tanjunghurip, RT 003/RW 002, Desa Nusawangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, yang terbakar pada Rabu (1/7/2026) dini hari . Foto: Damkar Kabupaten Tasikmalaya
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Kampung Bojongneros-Tanjunghurip, RT 003/RW 002, Desa Nusawangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (1/7/2026) dini hari.

Dalam peristiwa tersebut, tiga rumah dilaporkan hangus terbakar dan dua rumah lainnya terdampak. Selain itu, satu warga dilaporkan meninggal dunia.

Komandan Regu Damkar Kabupaten Tasikmalaya, Aam Gunawan, saat dikonfirmasi Kamis (2/7/2026), membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 04.30 WIB dan Regu 2 langsung diberangkatkan tiga menit kemudian.

Baca Juga:Tiga Kebakaran Lahan Terjadi dalam Sepekan, Damkar KBB Minta Warga WaspadaDua Kali Kebakaran Sampah Hantui Cimahi, Damkar Beberkan Kronologi hingga Dugaan Penyebab

“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 04.48 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Penanganan dilanjutkan dengan proses pendinginan serta penyisiran hingga selesai sekitar pukul 08.30 WIB,” ujar Aam.

Ia menjelaskan, api diduga pertama kali muncul dari atap rumah milik Abdul Halim. Saat diketahui warga, kobaran api sudah membesar. Kondisi bangunan yang saling berdempetan membuat api dengan cepat merambat ke rumah-rumah di sekitarnya.

Akibat kejadian tersebut, rumah milik Abdul Halim berukuran 6×8 meter ludes terbakar atau mengalami kerusakan 100 persen. Sementara rumah milik Ruhimat dan Rojak yang masing-masing berukuran 6×9 meter mengalami kerusakan sekitar 90 persen.

Selain tiga rumah yang terbakar, dua rumah lainnya juga ikut terdampak. Rumah milik Uminar mengalami kerusakan sekitar 10 persen pada bagian atap, sedangkan rumah milik Ahmad mengalami kerusakan sekitar 20 persen pada bagian atap.

Aam mengatakan, hasil kajian sementara menunjukkan penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Total kerugian material akibat musibah tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.

Dalam peristiwa itu, seorang warga bernama Nasir meninggal dunia. Korban diduga panik dan mengalami sesak napas ketika kebakaran terjadi. Berdasarkan informasi yang diterima petugas, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.

Untuk memadamkan api, Damkar Kabupaten Tasikmalaya mengerahkan tiga unit armada, yakni Sentosa, Ayaxx, dan Fire Jeep, serta mendapat bantuan satu unit mobil pemadam dari Damkar Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:3 Bangunan Ruko Terbakar di Ciomas Bogor, Kerugian Ditaksir Capai 700 JutaDiduga Akibat Bakar Sampah, Tungku Pengolahan Kapur di Stone Garden Ludes Terbakar

“Proses pemadaman sempat terkendala akses jalan menuju lokasi yang sempit. Selain itu, hanya satu unit kendaraan pemadam yang dapat mengisap air, sehingga penanganan membutuhkan waktu lebih lama. Namun api berhasil dipadamkan dan lokasi dipastikan aman setelah dilakukan pendinginan dan penyisiran,” kata Aam. (Hendi)

0 Komentar