“Langkah ini akan lebih efektif. Seperti sebelumnya di Pasar Baru kami juga terjunkan dalam bentuk tim,” jelasnya.
Menurut Nevi, progres sensus terus berjalan. Total ada 1.909 petugas telah diseber di wilayah masing-masing. Saat ini sudah 20 persen dari target 1,2 juta responden telah terkumpul.
“Ini masih on the track ya secara progres. Karena sudah 20 persen di hari ke-10. Kami di posisi ke dua di Jawa Barat,” sebutnya.
Baca Juga:3 Bangunan Ruko Terbakar di Ciomas Bogor, Kerugian Ditaksir Capai 700 JutaBPJS Jadi Syarat Pedagang di Marketplace Dapat Insetif, Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Sementara itu, Jajang Saepulah salah satu perajin tahu turut merespon positif sensus tersebut.
“Positifnya adalah untuk mengetahui langsung keadaan masyarakat. Namun kami harapkan petugas juga bisa jeli dalam mensensus,” cetusnya.
Tarik Minat Gen Z jadi Petugas Sensus
Satu dari 1.909 petugas Sensus Ekonomi di Kota Bandung adalah Anindya Zahra Tertua Putri. Ia adalah Generasi Z (Gen Z) yang turut kepincut menjadi petugas.
Anindya turut bergabung dalam tim sensus yang diterjunkan ke Cibuntu, sensus kali ini jadi pengalaman pertamanya menjadi petugas sensus.
Sebagai petugas, perempuan 19 tahun itu tampil dengan tidak begitu formal dan kaku. Rambut panjang yang sedikit berwarna ia jepit. Kaos hitamnya dibalut dengan rompi khusus petugas sensus. Nampak satu cup es boba hasil beli dari warung masih terselip di saku rompi. Termasuk kipas mini di saku.
Lalu dengan tablet biru yang selalu siaga di tangan, ia mendatangi satu per satu pabrik pengolahan tahu di Cibuntu. Senyum manisnya cukup membius para pelaku usaha. Sehingga tak banyak yang menolak ketika hendak disensus.
Anindya menceritakan, ia tertarik menjadi petugas sensus untuk mengisi waktu luang di sela transisi selepas kuliah dan mencari pekerjaan. “Baru lulus kuliah, ini pengalaman pertama (jadi petugas sensus.red),” terangnya kepada Jabar Ekspres.
Baca Juga:Konsumen dan Prodesen Sama-sama Dilindungi, Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok Dinamika Sosial Keagamaan di Tasikmalaya Rentan Konflik, Penyuluh dan Penghulu Diminta Aktif Deteksi Dini
Selain mengisi waktu, Anindya mengaku ikut terinspirasi dari sang ibu yang juga sempat menjadi petugas sensus.
“Terinspirasi dari mama. Kerjanya seru, ke sana kemari untuk sensus. Kerja tapi bisa sambil main,” katanya.
Anindya menambahkan, setelah sekitar satu minggu lebih menjadi petugas sensus ia mendapat banyak pengalaman baru. Mulai dari cerita para pelaku usaha, pertemanan baru hingga berbagai respon warga ketika disensus.
