Tutup Tur di Bandung, Rafi Sudirman Ceritakan Perjalanan Menemukan Identitas Bermusik

Tutup Tur di Bandung, Rafi Sudirman Ceritakan Perjalanan Menemukan Identitas Bermusik
Tutup Tur di Bandung, Rafi Sudirman Ceritakan Perjalanan Menemukan Identitas Bermusik
0 Komentar

Rafi menyebut album ini sebagai salah satu langkah penting dalam karier bermusiknya. Ia merasa keberanian untuk membuka cerita-cerita personal melalui lagu tidak terlepas dari dukungan banyak pihak yang terlibat dalam proses penciptaan album.

“Saya sadar Rafi Sudirman bukan cuma saya sendiri. Ada banyak produser, banyak musisi yang ikut menjadi suara dalam album ini. Itu yang membuat saya yakin untuk melangkah lebih jauh,” tuturnya.

Ketika diminta menggambarkan fase kehidupannya saat ini melalui tiga kata pada judul album, Rafi memilih kata “Esok”. Menurutnya, fase tersebut mencerminkan kondisi banyak anak muda yang masih berusaha memahami arah hidup mereka di masa mendatang.

Baca Juga:Dugaan Kekerasan Seksual Bocah di Ciampea Terungkap Setelah Pelaku Kirim Video ke Ponsel Orang Tua KorbanRibuan Relawan Gelar Aksi Damai, Dukung Keberlanjutan Program MBG di Tasikmalaya

“Saya sekarang lagi di fase yang bertanya-tanya tentang 10 tahun ke depan. Tapi saya belajar menjalani hari ini sebaik mungkin karena besok pada akhirnya adalah hari ini yang akan datang,” ujarnya.

Sebagai musisi yang tumbuh melalui proyek Di Atas Rata-Rata, Rafi mengaku perjalanan waktu turut membentuk pendekatan bermusiknya. Salah satu perkembangan terbesar yang ia rasakan adalah dalam kemampuan menulis lagu dan menyampaikan cerita yang dekat dengan pengalaman pendengar.

Meski sempat mengeksplorasi berbagai genre, Rafi menilai saksofon tetap menjadi bagian penting dari identitas musikalnya.

“Saya sempat berhenti memainkan saksofon, tapi akhirnya sadar itu adalah identitas saya,” katanya.

Bandung dipilih sebagai kota penutup tur karena memiliki hubungan emosional tersendiri bagi Rafi. Ia mengaku selalu mendapatkan energi positif dari penonton di Kota Kembang setiap kali tampil.

“Saya selalu semangat kalau tampil di Bandung. Rasanya seperti pulang ke rumah kedua,” ujarnya.

Konser di Hotel Moxy Bandung juga menjadi pengalaman baru bagi Rafi karena untuk pertama kalinya ia tampil dalam format konser hotel bersama para kolaborator album. Dalam pertunjukan berdurasi sekitar 90 menit tersebut, Rafi turut menghadirkan penampilan spesial bersama GAC.

Baca Juga:Truk Muatan Hebel Terguling Akibat Pecah Ban di Kemang Bogor, Kerugian Rp5 JutaInventarisir Aset, Pemkab Tasikmalaya Segera Tertibkan Sawah hingga Lahan Kosong di Kawasan Bojongkoneng

Lebih jauh, Rafi menilai kolaborasi dengan Marriott Bonvoy menunjukkan bahwa sektor hospitality dapat menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan industri musik nasional.

0 Komentar