Pemkab Tasikmalaya Siap Bangun 39 TK Negeri, DPRD : Langkah Progresif!

Bunda PAUD Kabupaten Tasikmalaya, Retno Widyastuti, saat mengunjungi salahsatu TK di Ke
Bunda PAUD Kabupaten Tasikmalaya, Retno Widyastuti, saat mengunjungi salahsatu TK di Kecamatan Sukaraja. Foto Hendi Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya menyiapkan langkah besar untuk memperkuat pendidikan anak usia dini. Sebanyak 39 Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri direncanakan dibangun secara bertahap dalam tiga tahun ke depan guna mendukung program wajib belajar 13 tahun yang dimulai sejak jenjang TK.

Rencana tersebut diungkapkan Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi. Ia menjelaskan, pembangunan akan dilakukan dalam tiga tahap, yakni 15 TK Negeri pada tahun 2027, 15 TK Negeri pada 2028, dan 9 TK Negeri pada 2029.

“Kita ingin memastikan akses pendidikan usia dini semakin merata. Targetnya nanti setiap kecamatan minimal memiliki satu TK Negeri,” kata Asep.

Baca Juga:Nonton Piala Dunia 2026 Makin Mudah, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Akses 104 Laga hingga Paket Mulai Rp25 RibuDana Haji Rp180 Triliun Dikelola BPKH, Revisi UU Dinilai Perkuat Tata Kelola dan Tingkatkan Manfaat

Saat ini, Kabupaten Tasikmalaya baru memiliki dua TK Negeri. Kondisi tersebut dinilai belum sebanding dengan luas wilayah maupun jumlah penduduk Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Asep, selama ini layanan pendidikan anak usia dini banyak ditopang oleh lembaga-lembaga swasta yang telah berkontribusi besar dalam mencerdaskan generasi penerus. Namun kehadiran TK Negeri tetap diperlukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan layanan pendidikan yang merata dan mudah dijangkau masyarakat.

Ia menegaskan, pembangunan puluhan TK Negeri merupakan bukti keseriusan Pemkab Tasikmalaya dalam memperkuat fondasi pendidikan sejak usia dini. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyukseskan program wajib belajar 13 tahun yang kini terus didorong pemerintah.

“Dunia pendidikan tidak dimulai saat anak masuk SD. Pendidikan usia dini memiliki peran sangat penting dalam membentuk karakter, kemampuan sosial, dan kesiapan belajar anak,” ujarnya saat menghadiri puncak peringatan HUT IGTKI-PGRI Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (11/6/2026).

Asep berharap sinergi pemerintah, guru, organisasi profesi, orang tua, hingga masyarakat terus diperkuat agar layanan pendidikan anak usia dini semakin berkualitas dan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Dukungan terhadap rencana tersebut datang dari DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Ketua Komisi IV DPRD, Asep Saupuloh, menilai pembangunan 39 TK Negeri merupakan kebijakan progresif yang telah lama dinantikan.Menurutnya, keberadaan dua TK Negeri yang berada di Kecamatan Karangnunggal dan Cineam saat ini masih jauh dari cukup. Bahkan, ibu kota kabupaten di Singaparna belum memiliki TK Negeri.

0 Komentar