“Saya sangat mengapresiasi rencana ini. Sebelumnya saya pernah mendorong agar minimal ada penambahan beberapa TK Negeri di wilayah barat, timur, utara, dan selatan. Ternyata sekarang pemerintah merencanakan 15 unit sekaligus pada tahun pertama. Ini langkah yang sangat baik,” katanya, Minggu (14/6/2026).
Selain memperluas akses pendidikan, Asep Saupuloh menilai pembangunan TK Negeri akan berdampak positif terhadap penataan tenaga pendidik. Selama ini, banyak guru TK berstatus ASN yang belum memiliki lembaga negeri yang cukup untuk penempatan sehingga diperbantukan di sekolah swasta.
“Dengan bertambahnya TK Negeri, diharapkan pemerataan guru juga semakin baik dan kualitas layanan pendidikan anak usia dini terus meningkat,” ujarnya.
Baca Juga:Nonton Piala Dunia 2026 Makin Mudah, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Akses 104 Laga hingga Paket Mulai Rp25 RibuDana Haji Rp180 Triliun Dikelola BPKH, Revisi UU Dinilai Perkuat Tata Kelola dan Tingkatkan Manfaat
Jika terealisasi sesuai rencana, pembangunan 39 TK Negeri akan menjadi salah satu investasi pendidikan terbesar di Kabupaten Tasikmalaya dalam beberapa tahun terakhir. Lebih dari sekadar menambah bangunan sekolah, program ini diharapkan menjadi fondasi lahirnya generasi Tasikmalaya yang lebih siap, cerdas, dan berkarakter sejak usia dini. (Hendi)
