JABAR EKSPRES – Euforia perayaan keberhasilan Persib meraih hattrick juara kompetisi musim 2025/2026 menyisakan pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Bandung.
Di balik gegap gempita konvoi dan selebrasi ribuan bobotoh di berbagai titik kota, petugas menemukan banyak sampah botol minuman keras berserakan di sejumlah lokasi.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan, temuan sampah botol minuman keras menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Bahkan, dalam dua malam terakhir, volume sampah botol minuman keras yang terkumpul disebut mencapai satu mobil pikap.
Baca Juga:Pria di Tajurhalang Bogor Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Terlilit UtangSapi Simental 1 Ton Bantuan Presiden Prabowo Siap Dikurbankan di Bogor
“Kami bahkan menemukan sampah botol minuman keras itu dua malam ini sampai satu mobil pikap,” kata Muhammad Farhan, Senin (25/5/2026).
Farhan menilai fenomena tersebut tidak bisa dianggap sepele. Pemerintah Kota Bandung pun berencana memperketat pengawasan hingga melakukan razia minuman keras secara masif karena dinilai memiliki dampak sosial yang besar.
“Jadi memang kayaknya akan melakukan razia minuman keras habis-habisan, karena dampaknya segitu dahsyatnya ternyata,” ujarnya.
Perayaan keberhasilan Persib mempertahankan dominasi hingga meraih tiga gelar beruntun memang memunculkan gelombang antusiasme besar dari para pendukung. Jalan-jalan utama di Kota Bandung dipadati konvoi kendaraan, atribut kebanggaan Persib, hingga perayaan spontan yang berlangsung sejak malam hingga dini hari.
Namun di tengah kemeriahan itu, pemerintah menilai perlu ada evaluasi agar perayaan kemenangan tidak meninggalkan dampak negatif terhadap ketertiban dan kebersihan kota.
Selain persoalan sampah, Pemkot Bandung juga memperketat pengamanan menjelang agenda kunjungan Presiden ke Kota Bandung pada Senin (25/5/2026). Karena alasan keamanan, aktivitas yang berpotensi mengundang keramaian besar sementara dibatasi.
“Terakhir semalam enggak boleh ada acara Persib lagi yang sifatnya ramai, karena hari ini Pak Presiden akan datang. Jadi pengamanan sudah steril seluruh Kota Bandung,” tegas Farhan.
Baca Juga:Abu Semen PT Mortar Nasional Indonesia Diduga Kembali Bocor, Warga Kemang Bogor ResahPemkab Tasikmalaya Tancap Gas Benahi Jalan Rusak, 32 Ruas Masuk Prioritas
Pemerintah Kota Bandung kini mengajak masyarakat, khususnya bobotoh, agar tetap menjaga ketertiban, kebersihan, serta merayakan keberhasilan tim kebanggaan Jawa Barat secara positif dan bertanggung jawab.
Di satu sisi, hattrick juara menjadi kebanggaan besar bagi Kota Bandung. Namun di sisi lain, perayaan yang tertib tanpa meninggalkan persoalan sosial menjadi tantangan yang juga perlu dijawab bersama. (Dam)
