Abu Semen PT Mortar Nasional Indonesia Diduga Kembali Bocor, Warga Kemang Bogor Resah

Suasana PT Mortar Nasional Indonesia di Desa Jampang Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor pada Jumat (22/5/26). F
Suasana PT Mortar Nasional Indonesia di Desa Jampang Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor pada Jumat (22/5/26). FOTO: Dzihar/Jabar Ekspres.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Setelah insiden kebocoran abu semen pada Kamis (21/5/2026), aktivitas produksi di PT Mortar Nasional Indonesia di Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, kembali dikeluhkan warga pada Jumat (22/5/2026).

Warga menyebut abu semen kembali menyembur dari area pabrik dan beterbangan hingga masuk ke lingkungan permukiman sekitar.

Berdasarkan pantauan Jabar Ekspres di lokasi, sisa-sisa debu semen masih terlihat menempel di jalan lingkungan, halaman rumah, hingga tanaman milik warga. Debu berwarna putih keabu-abuan itu tampak menyelimuti sejumlah titik di sekitar permukiman yang berada tidak jauh dari area pabrik.

Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Tancap Gas Benahi Jalan Rusak, 32 Ruas Masuk PrioritasSokoguru Policy Forum Bahas Strategi Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Salah seorang warga, Fitri, mengaku aktivitas produksi di pabrik masih berlangsung sejak pagi hari. Menurutnya, abu semen kembali keluar dan terbawa angin ke arah rumah warga.

“Iya masih, tadi pagi juga juga masih produksi, bocor lagi semennya,” ujar Fitri saat dijumpai Jabar Ekspres, Jumat (22/5/2026).

Warga berharap pihak perusahaan segera melakukan penanganan serius agar kejadian serupa tidak terus berulang. Pasalnya, selain mengotori lingkungan, debu semen yang beterbangan juga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Mortar Nasional Indonesia belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kebocoran abu semen tersebut.

Sebelumnya, kebocoran abu semen dari pabrik yang sama juga terjadi pada Kamis (21/5/2026) pagi. Saat itu, material debu semen disebut menghujani puluhan rumah warga di sekitar lokasi pabrik hingga membuat lingkungan dipenuhi debu putih.

0 Komentar