Viral Overpass Bodogol Retak, Warga Khawatir Ambruk dan Minta Segera Diperbaiki

Warga saat menunjukan kondisi Jembatan Overpass Bodogol yang menghubungkan wilayah Rancasari, Kota Bandung
Warga saat menunjukan kondisi Jembatan Overpass Bodogol yang menghubungkan wilayah Rancasari, Kota Bandung dengan Rancaoray, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung mengalami keretakan di dua sisi jembatan. Foto Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres/
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Jembatan Overpass Bodogol yang menghubungkan wilayah Rancasari, Kota Bandung dengan Rancaoray, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung mengalami keretakan di dua sisi jembatan arah Rancaoray.

Kondisi tersebut sempat viral di media sosial dan memicu kekhawatiran warga terkait keamanan jembatan yang menjadi salah satu akses vital penghubung Bandung dan Kabupaten Bandung.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (7/5/2026), retakan terlihat pada dua sisi penyangga struktur jembatan yang memanjang ke bawah dan menyamping dengan panjang sekitar lima meter. Bukaan retakan diperkirakan mencapai lima sentimeter di kedua sisi jembatan.

Baca Juga:Wagub Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan dan Pendampingan Hukum KorbanKemendikdasmen Kolaborasikan Sejumlah Program dengan DBL Indonesia, Salah Satunya Super Teacher

Meski mengalami kerusakan, akses jalan tersebut masih digunakan masyarakat dan kendaraan tetap melintas seperti biasa. Jalur itu diketahui menjadi salah satu akses utama mobilitas warga.

Salah seorang warga, Kalin, mengaku baru mengetahui kondisi retak tersebut setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Ia menyebut sebelumnya jembatan tidak pernah mengalami kerusakan seperti sekarang.

“Enggak tahu kapan, tahu-tahu retak kayak gini. Saya juga baru tahu setelah viral,” ujar Kalin saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, retakan berada di kawasan Jalan Rancaoray, Batusari, Bojongsoang. Ia mengatakan petugas sudah beberapa kali datang melakukan pengecekan.

“Banyak petugas yang datang. Baru kontrol sama survei yang retak yang mana,” katanya.

Namun hingga kini, lanjut dia, belum terlihat adanya perbaikan di area retakan tersebut. Sementara arus kendaraan tetap ramai setiap hari dan kerap terjadi kemacetan.

“Iya jalan terus, ramai tiap hari. Kadang-kadang macet,” ucapnya.

Baca Juga:Guru Honorer Tasikmalaya Desak Kejelasan Status dan Gaji, DPRD Siap Dorong ke PusatNyalip dari Kanan, Pemotor Tewas Tabrakan dengan Pikap di Ciseeng

Kondisi tersebut membuat warga merasa khawatir terhadap keselamatan pengguna jalan. Kalin mengaku takut jika kerusakan semakin parah dan membahayakan masyarakat.

“Ya khawatir juga, takut ambruk,” katanya.

Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar jembatan kembali aman digunakan masyarakat.

“Warga mah pengennya baik-baik aja. Pengen diperbaiki,” tuturnya.

Diketahui, Overpass Bodogol sebelumnya juga sempat dilaporkan mengalami keretakan pada tahun 2024. Namun saat itu kerusakan berada di bagian bawah underpass wilayah Rancasari, Kota Bandung.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, melalui unggahan di media sosial menyebut pihak kementerian telah turun langsung melakukan pengecekan awal terhadap kondisi jembatan tersebut.

0 Komentar