Sensus Ekonomi 2026 KBB Libatkan Semua Sektor, dari Perdagangan hingga Digital

Sensus Ekonomi 2026 KBB Libatkan Semua Sektor, dari Perdagangan hingga Digital
Kepala BPS Kabupaten Bandung Barat, Yudiharto Trisnadi saat ditemui di Ngamprah. Rabu (15/4). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai upaya memotret kondisi riil dunia usaha, mulai dari UMKM hingga sektor industri dan digital.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat bulan, yakni mulai Mei hingga Agustus 2026, dengan cakupan pendataan menyasar seluruh pelaku usaha di wilayah Bandung Barat.

Kepala BPS Kabupaten Bandung Barat, Yudiharto Trisnadi, menegaskan bahwa pelaksanaan sensus ekonomi membutuhkan dukungan penuh dari berbagai pihak, tidak hanya BPS sebagai pelaksana utama.

Baca Juga:Anak Usia 3 Tahun di Kabupaten Bandung Barat Diduga Jadi Korban Kekerasan SeksualGedung Eks DPRD Kabupaten Bandung Barat Dijarah Parkir Liar

“Sensus ekonomi ini bukan hanya tugas BPS, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Pelaksanaannya akan dimulai pada Mei 2026,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting agar proses pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menjelaskan, sensus ekonomi akan menjangkau seluruh aktivitas usaha di berbagai sektor tanpa terkecuali, baik usaha berskala besar, menengah, maupun mikro.

“Semua jenis usaha akan kami data langsung di lapangan, mulai dari perdagangan, industri, rumah makan hingga perhotelan,” katanya.

Selain itu, sektor ekonomi digital yang terus berkembang juga menjadi bagian penting dalam pendataan Sensus Ekonomi 2026.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, BPS Kabupaten Bandung Barat akan membuka rekrutmen petugas sensus secara terbuka dengan mengedepankan kualitas sumber daya manusia.

“Kami akan merekrut petugas yang kompeten agar hasil pendataan maksimal. Rekrutmen akan diumumkan setelah kebutuhan personel ditentukan,” jelasnya.

Baca Juga:Pemagaran Sepihak Ganggu Pendidikan, Disdik Kabupaten Bandung Barat Tempuh Jalur HukumBandung Barat Gaspol Olah Sampah Jadi Listrik, Jeje Sebut Cara Konvensional Tak Lagi Relevan

Ia menambahkan, hingga saat ini dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dinilai cukup baik, ditandai dengan komunikasi dan koordinasi yang berjalan intens bersama berbagai perangkat daerah.

“Alhamdulillah dukungan dari Pemkab sangat baik, mulai dari pimpinan daerah hingga OPD. Ini menjadi kekuatan dalam menyukseskan sensus ekonomi 2026,” pungkasnya. (Wit)

0 Komentar