Kadin Jabar Jembatani Investasi USD 400 Juta untuk Legok Nangka

Kadin Jawa Barat memfasilitasi kesepakatan krusial berupa Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemprov Ja
Kadin Jawa Barat memfasilitasi kesepakatan krusial berupa Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemprov Jabart dengan Konsorsium Sumitomo. 
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kamar Dagang dan Industri Indonesia ( Kadin ) Jawa Barat (Jabar) memfasilitasi kesepakatan krusial berupa Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Konsorsium Sumitomo.

Ketua Kadin Jabar Almer Faiq Rusydi mengatakan langkah ini diambil untuk mempercepat program Waste to Energy di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional Legok Nangka, Kabupaten Bandung.

‘’Proyek infrastruktur hijau terbesar di Jawa Barat ini memiliki nilai investasi mencapai USD 400 juta atau sekitar Rp6,69 triliun,’ kata Almer dalam keterangannya, Sabtu, (06/06/2026)

Baca Juga:7 Kepala SPPG Bantah Tuduhan Peretasan Akun dan Akan Laporkan Ketua Yayasan Nurul Huda ConggeangProgram Zurich Entrepreneurship lampaui Target, Lahirkan 35 Bisnis Pelajar di Tujuh Kota

Menurutnya, melalui kerja sama ini, Konsorsium Sumitomo yang terdiri dari PT Jabar Environmental Solutions dengan menggandeng PT Energia Prima Nusantara dan Hitachi Zosen Corporation akan mengolah sekitar 1.853 hingga 2.131 ton sampah per hari.

Pasokan sampah tersebut berasal dari 6 wilayah di Bandung Raya dan sekitarnya untuk diubah menjadi energi listrik yang bersih dan terbarukan.

Penandatanganan kesepakatan terbaru ini melengkapi kepastian hukum dan teknis setelah dikantonginya restu regulasi dari Kementerian ESDM.

Selain itu, kerja sama ini mengacu pada penyesuaian tarif dalam Perpres Nomor 109 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Menjadi Energi Terbarukan.

Langkah taktis tersebut sekaligus mempercepat proses menuju financial close pembiayaan dari Jepang dan Perjanjian Jual Beli Listrik dengan PT PLN Persero.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan proyek Waste to Energy raksasa di Greater Bandung ini dapat segera melakukan peletakan batu pertama dan memulai fase konstruksi fisik di lapangan.

Melalui realisasi kolaborasi ini, pengelolaan sampah di Bandung Raya diharapkan mampu menjadi cetak biru transisi energi menuju ekonomi sirkular yang rendah karbon di Indonesia.

Baca Juga:Pengusaha Muda Patrick Saimartua S Siap Berkompetisi pada Mukab Kadin BekasiManuver Senyap DPC PDIP Kunci Calon Tunggal Bupati Bandung Barat

Almer menegaskan komitmen penuh institusinya untuk mengawal investasi strategis yang masuk ke wilayah tersebut.

Komitmen ini difokuskan pada proyek yang berdampak langsung pada kelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kadin Jabar bukan hanya penonton, melainkan motor penggerak dan mitra strategis pemerintah. Pihaknya hadir untuk memastikan sinergi antara Pemprov Jabar dengan investor global seperti Sumitomo Corporation berjalan taktis.

‘’Jadi proyek ramah lingkungan berbasis teknologi tinggi ini bisa segera terealisasi demi kemaslahatan masyarakat Jawa Barat,’’ ujar pungka Almer Faiq Rusydi di Bandung. (yan)

0 Komentar