JABAR EKSPRES – Pencarian terhadap SS (6), bocah perempuan yang hanyut di Sungai Cianten, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, berakhir duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua operasi pencarian, Sabtu (6/6/2026).
Korban ditemukan sekitar pukul 10.13 WIB oleh warga di area galian pasir yang berjarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan penemuan tersebut sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan sejak Jumat (5/6/2026).
Baca Juga:KURDA Nol Persen Sasar Semua Desa, Warga yang Ingin Jualan Cilok pun Bisa Dapat ModalOperasi Patuh Lodaya 2026 Segera Dimulai, Pelat Nomor 'Nyeleneh' Sasaran Utama Tilang Elektronik
“Korban ditemukan oleh warga di sekitar galian pasir dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak kurang lebih satu kilometer dari titik awal tenggelam,” ujar Adam, Sabtu (6/6/2026).
Adam menjelaskan, proses pencarian sempat menghadapi sejumlah kendala, terutama karena kondisi Sungai Cianten yang memiliki arus cukup deras dan aliran yang luas. Meski begitu, tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran hingga korban berhasil ditemukan.
“Medan sungai yang cukup deras dan luas menjadi tantangan dalam proses pencarian. Namun, seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya hingga korban berhasil ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.
Sebelumnya, SS dilaporkan hanyut pada Jumat siang saat berada di tepi Sungai Cianten bersama tantenya yang tengah mencuci pakaian. Korban diduga bermain dan berenang di sekitar aliran sungai sebelum akhirnya terseret arus deras dan hilang.
Mendapat laporan kejadian tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, Damkar, TNI, Polri, PMI, relawan, dan warga setempat langsung melakukan upaya pencarian sejak hari pertama.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.
