JABAR EKSPRES – Kabupaten Bogor diguncang peristiwa tragis pada Rabu (15/4/2026) pagi, ketika seorang perempuan berinisial NH menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh keponakannya sendiri di Desa Babakan, Kecamatan Dramaga.
Pelaku berinisial MRAF (23), yang diketahui merupakan seorang mahasiswa, diduga mengalami gangguan kejiwaan saat insiden terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, tidak lama setelah waktu salat Subuh.
Kapolsek Dramaga AKP AM Zalukhu menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika korban baru pulang dari masjid usai melaksanakan salat Subuh dan mendapati pelaku dalam kondisi emosi tidak stabil di dalam rumah.
Baca Juga:Berawal dari Nongkrong Pemuda, Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di BogorProyek PJU Rp32,7 Miliar di Narogong Belum Optimal, Masih Jadi PR Pemprov Jabar
“Awal mula kejadian saat korban sampai rumah selesai sholat subuh dari masjid melihat pelaku marah marah diduga sedang stress, korban mencoba menenangkan akan tetapi tidak berhasil,” ujarnya.
Situasi yang semula masih bisa dikendalikan berubah menjadi tidak terkendali. Pelaku kemudian mengambil golok yang diduga disimpan di atas lemari, lalu menyerang korban secara tiba-tiba.
“Melakukan pembacokan terhadap korban dan mengenai bagian pundak dan telinga sebelah kiri, jari tangan sebelah kiri,” kata Zalukhu.
Warga sekitar yang mendengar kegaduhan segera datang ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku sebelum situasi semakin memburuk. Korban kemudian segera dilarikan ke RS KBP Dramaga untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka yang diderita.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, pelaku diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan tengah menjalani pengobatan. Kondisi tersebut diduga menjadi faktor yang memicu tindakan kekerasan dalam insiden tersebut.
“Korban merupakan bibi dari pelaku, dari keterangan pihak keluarga pelaku mengalami gangguan jiwa sedang dalam pengobatan psikolog,” ungkapnya.
Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sementara itu, pelaku telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta penanganan medis terkait kondisi kejiwaannya.
Baca Juga:Pemkab Bogor Tertibkan Anak Jalanan, Mayoritas Pendatang Akan Dipulangkan ke KeluargaPolisi Gagalkan Peredaran Obat Keras Ilegal di Klapanunggal, Ribuan Pil Disita
Peristiwa ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian untuk memastikan kronologi lengkap serta latar belakang kejadian secara menyeluruh.(Dzihar)
