JABAR EKSPRES – Layanan darurat Call Center 112 Cimahi Campernik tak hanya menerima laporan kegawatdaruratan, tetapi juga aduan unik dari masyarakat. Salah satunya, warga yang menghubungi operator hanya untuk menanyakan cara membuka pola kunci handphone.
Fenomena ini diungkapkan Penelaah Teknis Kebijakan Bidang IKPS Diskominfo Cimahi, Adhy Ramadhyan, saat ditemui Jabar Ekspres di ruang Call Center 112 Gedung A Pemkot Cimahi, Kamis (2/4/2026).
Adhy menjelaskan, laporan semacam itu cukup sering diterima operator. Masyarakat yang panik karena tidak bisa membuka perangkatnya, justru menghubungi nomor darurat.
Baca Juga:Hadapi Beragam Laporan, Begini Cara Kerja Layanan Call Center 112 Cimahi Campernik Pengalaman Tak Biasa Operator Call Center 112 Cimahi, dari Telepon Iseng Sampai Laporan Diluar Nalar
“Banyak itu sebenarnya soal pola kunci HP. Teleponnya ke kita, saat kita tanya kenapa ternyata setelah kita cari tahu, setelah kita coba telaah, ternyata karena memang dari handphone,” ujarnya.
Ia menerangkan, sistem pada ponsel yang terdaftar di Indonesia memungkinkan panggilan darurat tetap terhubung meski perangkat dalam kondisi terkunci. Saat tombol emergency call ditekan, sambungan akan langsung tersambung ke layanan 112.
“Jadi memang waktu itu ada yang nanya bagaimana cara membuka pola handphone-nya, ‘ini saya lupa pola kuncinya’ gitu katanya. Akhirnya teman-teman operator mengarahkan untuk coba menghubungi ataupun mencari konter ataupun teknisi HP terdekat. Karena kan kalau yang seperti itu masuknya ke non-kegawatdaruratan,” ujar Adhy.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kesalahpahaman masyarakat terhadap fungsi utama layanan 112 yang sejatinya diperuntukkan bagi situasi darurat.
Selain laporan unik, Call Center 112 Cimahi juga dihadapkan pada tingginya jumlah panggilan iseng atau prank call. Sepanjang tahun 2025, jumlahnya mencapai ribuan.
“Prank call itu dari 2025 dari awal tahun sampai Desember kami hitung-hitung itu lebih dari 3500 telepon,” ungkap Adhy.
Ia menambahkan, tingginya angka prank call tidak lepas dari kemudahan akses layanan darurat melalui ponsel. Sejak Call Center 112 Cimahi beroperasi pada 2024, panggilan darurat dapat dilakukan tanpa membuka kunci layar, sehingga rawan disalahgunakan, terutama oleh anak-anak.
Baca Juga:Kisah di Balik Call Center 112 Cimahi: Curhat Berjam-jam, Seorang Warga Nyaris Bundir Berhasil DiselamatkanKisah Nyeleneh Damkar Cimahi, Diminta Tagih Pinjol hingga Lepas Cincin Batu Akik
Adhy menjelaskan, sebagian besar panggilan iseng berasal dari anak-anak yang tanpa sengaja atau sengaja menekan fitur panggilan darurat.
“Nah ketika kita tanya ini siapa, mereka tidak menjawab. Nah untuk meminimalisir prank call itu sendiri, di kita itu kan ketika kita telepon tuh ada suara otomatis ya. Ada kayak mungkin bukan robot sih lebih ke pengisi suara, pengisi suara otomatis,” bebernya.
