Dua Gelombang Arus Balik Intai Nagreg, 198 Ribu Kendaraan Mengarah ke Bandung

Dua Gelombang Arus Balik Intai Nagreg, 198 Ribu Kendaraan Sudah Mengarah ke Bandung
Kondisi arus balik dari Nagreg menuju Bandung mulai ramai oleh kendaraan yang melintas, Selasa (24/3/2026). Foto Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Arus balik Lebaran di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, mulai menunjukkan lonjakan signifikan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mencatat ratusan ribu kendaraan telah bergerak menuju Bandung sejak H+1 Lebaran.

Berdasarkan data Dishub, sebanyak 148.266 kendaraan tercatat melintas ke arah Bandung pada Senin (23/3). Sementara pada Selasa (24/3/2026) hingga pukul 10.00 WIB, jumlah kendaraan sudah mencapai 50.065 unit.

Secara kumulatif, lebih dari 198 ribu kendaraan telah mengarah ke Bandung dalam dua hari arus balik.

Baca Juga:Tak Hanya Arus Balik, Jalan Raya Bandung-Garut Arah Cileunyi Juga Dipadati Wisatawan Lokal Dishub Kabupaten Bandung: Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Melonjak Signifikan di H+1 Lebaran

Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, mengatakan peningkatan arus kendaraan sudah terjadi sejak pagi dan diprediksi mencapai puncaknya hari ini.

“Puncak pertama diperkirakan terjadi hari ini, bertepatan dengan hari terakhir libur sebelum masuk kerja,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Namun demikian, Eric menyebut lonjakan arus balik tidak hanya terjadi sekali. Ia memprediksi akan ada gelombang kedua pada akhir pekan mendatang, yakni Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3), seiring masih adanya masyarakat yang memiliki waktu libur lebih panjang.

“Masih ada masyarakat yang memilih kembali di akhir pekan nanti,” katanya.

Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas. Direktur Binmas Polda Jabar, Kombes Pol Wadi Sa’bani, mengatakan sistem satu arah sepenggal akan diterapkan secara situasional di jalur selatan.

Ia menambahkan, langkah tersebut difokuskan di titik-titik rawan kemacetan. Jika antrean kendaraan memanjang hingga wilayah Gentong, Tasikmalaya, petugas akan melakukan penarikan arus menuju jalur yang lebih landai seperti Malangbong hingga Limbangan ke arah Bandung.

“Kita menarik antrean kendaraan yang mengular agar tidak terjadi penumpukan panjang,” katanya.

0 Komentar