JABAR EKSPRES – Memasuki pekan terakhir Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Manis Ciamis, Jawa Barat, mengalami lonjakan signifikan. Hingga Jumat (20/3/2026), kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah dan cabai rawit yang kini dijual dengan harga Rp120 ribu per kilogram.
Kenaikan harga tersebut terjadi secara drastis dalam hitungan hari. Sebelumnya, kedua jenis cabai itu masih berada di kisaran harga Rp70 ribu per kilogram. Para pedagang setempat menyebut tingginya permintaan dari masyarakat untuk keperluan hidangan khas Lebaran sebagai pemicu utama, sementara pasokan dari petani di tingkat produsen cenderung terbatas.
“Stok dari petani memang sedang sedikit, tapi permintaan pembeli untuk masakan Lebaran ini luar biasa banyaknya. Makanya harganya naik,” ujar seorang pedagang di Blok A, Pasar Manis, Jumat lalu.
Baca Juga:Perkuat Ketahanan Pangan Jelang Lebaran, BULOG Bandung Salurkan Bantuan Beras dan Minyak GorengDirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis
Lonjakan harga tidak hanya terjadi pada cabai merah dan rawit. Komoditas cabai hijau juga ikut merangkak naik dari harga Rp30 ribu per kilogram menjadi Rp50 ribu per kilogram. Meski demikian, antusiasme warga Ciamis untuk berbelanja kebutuhan Lebaran jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang cenderung lesu. Keramaian tampak tumpah ruah di setiap blok pasar sejak pagi hari.
Fenomena menarik terlihat pada pola belanja masyarakat tahun ini. Berbeda dengan kebiasaan tahun-tahun sebelumnya yang cenderung membeli bumbu dalam bentuk utuh, kini produk bumbu giling siap pakai justru menjadi komoditas yang paling banyak diburu warga. Kepraktisan menjadi alasan utama pergeseran perilaku belanja tersebut.
“Sekarang masyarakat lebih pilih bumbu giling yang sudah jadi, bukan lagi bumbu utuh seperti tahun-tahun kemarin. Ini lebih praktis dan cepat untuk diolah menjadi hidangan Lebaran,” jelas Rita (32), pedagang di Blok A Pasar Manis.
Menurutnya, selain bumbu giling, berbagai jenis bumbu dapur dan sayuran juga menjadi komoditas yang paling dicari warga sejak beberapa hari terakhir. Para pedagang pun mulai kebanjiran pembeli sejak dua hari menjelang akhir pekan.
Keramaian yang terjadi di Pasar Manis Ciamis tidak hanya terjadi di satu titik. Aktivitas jual beli padat merata di seluruh area pasar. Kondisi ini dinilai para pedagang sebagai sinyal positif pemulihan ekonomi masyarakat setelah beberapa tahun sebelumnya cenderung terkendala.
