JABAR EKSPRES – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurunnisa Setiawan mendukung langkah pemerintah yang melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurutnya, evaluasi tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Nurunnisa menilai Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis nasional yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Baca Juga:18 Ribu Ayam Terpanggang dalam Kebakaran Kandang Broiler di Caringin-Bogor, Kerugian Capai Rp300 JutaTiga Los Kios di Pasar Parung Bogor Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta!
Karena itu, setiap langkah evaluasi harus dipandang sebagai upaya memperkuat tata kelola program agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
“Ini menunjukkan keseriusan pemerintah untuk memastikan program berjalan semakin baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (3/6).
Politisi Partai Gerinda itu menegaskan bahwa keberhasilan MBG tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran yang terserap.
Menurutnya, kualitas distribusi makanan, keamanan pangan, ketepatan sasaran penerima manfaat, hingga dampaknya terhadap perbaikan gizi anak menjadi indikator yang jauh lebih penting.
Ia menilai momentum evaluasi yang dilakukan pemerintah harus dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh.
Dengan tata kelola yang semakin profesional dan sistem pengawasan yang lebih kuat, program tersebut diyakini dapat menjawab berbagai tantangan yang muncul di lapangan.
“Yang paling penting adalah keberlanjutan program dan kepercayaan masyarakat. Saya mendukung setiap langkah perbaikan yang bertujuan memperkuat tata kelola, meningkatkan pengawasan, dan memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.
Baca Juga:Ini Alasan CV dan PT Dikeluarkan dari PPh Final 0,5 Persen!Rupiah Tembus Rp18.000, Terburuk Sepanjang Sejarah?
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Sekertaris komisi III ini menambahkan, kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar tujuan utama program, yakni meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan generasi muda Indonesia, dapat tercapai secara optimal.
“Program ini menyangkut masa depan anak-anak Indonesia. Karena itu, semua pihak perlu ikut mengawal agar pelaksanaannya berjalan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Diketahui, Program Makan Bergizi Gratis sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam upaya memperkuat ketahanan gizi nasional.
