Cuaca Ekstrem di Bandung Raya, BPBD dan BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi

Cuaca Ekstrem di Bandung Raya, BPBD dan BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi
Ilustrasi hujan. (Foto: BMKG)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Bandung Raya dalam beberapa hari terakhir. Di Cimahi, cuaca ekstrem yang terjadi pada Jumat (6/3/2026) bahkan menyebabkan sejumlah pohon tumbang serta ratusan rumah warga mengalami kerusakan.

Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Cimahi atau BPBD Cimahi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan cuaca.

Baca Juga:Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Bandung Raya–Sumedang, BMKG Ungkap Pengaruh MJO dan Bibit Siklon 90Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang di Kantor BBWS Citarum Timpa Lima Mobil

Andy, sapaan akrabnya, menyebutkan informasi terkait potensi cuaca ekstrem juga terus disebarkan kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk grup WhatsApp.

“Ada gangguan atmosfer sehingga terjadi fenomena cuaca ekstrem seperti ini. Masyarakat hendaknya bisa mengantisipasi keadaan seperti ini selama empat atau lima hari ke depan dengan melakukan mitigasi-mitigasi,” ujar Andy, Senin (9/3/26).

Menurutnya, langkah mitigasi sederhana bisa dilakukan masyarakat sejak dini, seperti memeriksa kondisi rumah dan lingkungan sekitar yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.

“Bilamana terjadi cuaca ekstrem yang rentan bisa diperkuat dari sekarang, bisa diperbaiki dari sekarang supaya lebih kecil lagi dampak yang terjadi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Andy menjelaskan BPBD Cimahi juga akan terus menyebarluaskan informasi prakiraan cuaca dari BMKG melalui berbagai platform media.

“Bahwa masih akan harus diantisipasi selama empat atau lima hari ke depan. Dan sebetulnya harusnya setiap sepanjang kita harus mengantisipasi bentuk-bentuk cuaca ekstrem atau potensi-potensi bencana lainnya,” kata Andy.

Selain itu, BPBD Cimahi juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan langkah pencegahan, terutama pada sektor penghijauan dan pengelolaan pepohonan di wilayah kota.

Baca Juga:Cap Go Meh 2026 di Kota Bogor Meriah di Tengah Hujan, Perkuat Toleransi dan Dongkrak Ekonomi Warga Kota Bogor Masih Dibayangi Hujan Beberapa Hari ke Depan, Warga Diminta Waspada

“Di lapangan kita sudah ditunjukkan oleh Pak Wakil Wali Kota untuk mentrim, untuk memangkas pohon-pohon yang kira-kira sudah akan membahayakan, sudah rapuh, atau bagaimana keadaannya yang rentan untuk dilaksanakan trim, dilaksanakan pemotongan, pemangkasan pohon,” bebernya.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi kerusakan apabila cuaca ekstrem kembali terjadi.

0 Komentar