Digelar di Kaki Pegunungan Halimun Salak, Peserta Pramuka Tempuh Medan Terjal Demi Ikuti HJB ke-544

Digelar di Kaki Pegunungan Halimun Salak, Peserta Pramuka Tempuh Medan Terjal Demi Ikuti HJB ke-544
Suasana berbeda terlihat dalam upacara peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang digelar di Lapangan Citalahab, Desa Malasari, Nanggung, Kabupaten Bogor, Rabu (3/6/2026). FOTO: Dzihar/Jabar Ekspres
0 Komentar

Jabar Ekspres – Suasana berbeda terlihat dalam upacara peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang digelar di Lapangan Citalahab, Desa Malasari, Nanggung, Kabupaten Bogor, Rabu (3/6/2026).

Ratusan anggota Pramuka Kwarcab Kabupaten Bogor berjalan kaki menuju lokasi upacara melalui jalur perbukitan di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung.

Untuk mencapai Lapangan Citalahab yang berada di kawasan kaki Pegunungan Halimun Salak, para peserta harus melewati tanjakan sepanjang sekitar 100 meter sebelum tiba di lokasi upacara.

Baca Juga:Monte Equipment Siapkan Promo Spesial di IndoFest 2026, Beli Carrier Gratis Vest Trail RunningKampung Naga Steril dari Wisatawan Selama Tiga Bulan, Fokus Pulihkan Ekosistem dan Budaya

Meski harus melewati jalan tanah dan tanjakan, para peserta tetap antusias mengikuti upacara HJB ke-544 yang untuk pertama kalinya digelar di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung.

Sejak pagi, peserta, tamu undangan, dan jajaran pemerintah daeraj mulai memadati lokasi kegiatan.

Kondisi geografis wilayah yang berbukit membuat sebagian peserta harus menempuh jalur alternatif menuju lokasi upacara.

Salah seorang peserta Pramuka, Isna, mengaku telah bermalam di homestay milik warga sebelum mengikuti upacara HJB ke-544.

Kata dia, peringatan HJB tahun ini terasa berbeda karena digelar di Desa Malasari, sehingga peserta dapat menikmati suasana alam sekaligus mengenal kehidupan masyarakat setempat.

“Seru dan jadi pengalaman baru, karena biasanya HJB digelar di pusat pemerintahan. Sekarang kami bisa datang langsung ke Malasari, suasananya sejuk dan pemandangannya bagus,” ungkapnya.

Ia mengatakan para peserta harus melewati jalur menanjak untuk mencapai lokasi upacara. Meski menguras tenaga, pengalaman tersebut menjadi kesan tersendiri dalam perayaan HJB ke-544.

Baca Juga:ART di Cileungsi Tewas Diduga Disiksa Rekan Kerja, Tubuh Korban Disiram Air Panas BergantianJalan Kasep Digeber, Pemkab Tasikmalaya Targetkan Dua Tahun Lagi Seluruh Jalan Mulus

“Tadi sempat jalan kaki lewat jalur bukit juga, lumayan capek, tapi jadi pengalaman yang berkesan,” tutupnya.

0 Komentar