Cuaca Ekstrem di Bandung Raya, BPBD dan BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi

Cuaca Ekstrem di Bandung Raya, BPBD dan BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi
Ilustrasi hujan. (Foto: BMKG)
0 Komentar

Sementara itu, Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan hujan disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Bandung Raya dipicu oleh sejumlah dinamika atmosfer.

“Dalam sepekan ke depan, dinamika atmosfer yang diprakirakan masih mendukung peningkatan suplai uap air dan pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah Jawa Barat,” katanya.

Ia menambahkan, beberapa faktor yang memengaruhi kondisi tersebut di antaranya suhu muka laut yang relatif hangat di sekitar perairan Indonesia.

Baca Juga:Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Bandung Raya–Sumedang, BMKG Ungkap Pengaruh MJO dan Bibit Siklon 90Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang di Kantor BBWS Citarum Timpa Lima Mobil

“Kemudian fenomena gelombang atmosfer Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi masih aktif serta aktifnya gelombang Low Frequency,” bebernya.

Menurut Rahayu, kondisi tersebut dapat memicu pembentukan awan hujan serta meningkatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat.

“Semua faktor tersebut mendukung peningkatan potensi pembentukan awan konvektif pada skala lokal di wilayah Jawa Barat,” terangnya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama potensi bencana hidrometeorologis.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, khususnya perjalanan darat, laut, dan udara

“Tetap tenang namun siaga, mengenali risiko di lingkungan sekitar, serta selalu memperbarui informasi cuaca dan mengikuti arahan serta protokol evakuasi dari pemerintah daerah apabila terjadi bencana,” pungkas Rahayu. (Mong)

0 Komentar