JABAR EKSPRES – Di tengah memanasnya suhu geopolitik di Timur Tengah, kekuatan militer Iran kembali menjadi sorotan dunia.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melalui divisi angkatan udaranya tercatat memiliki gudang persenjataan rudal terbesar dan paling bervariasi di kawasan tersebut.
Fokus utama pengembangan teknologi ini adalah menciptakan sistem pertahanan dan serangan yang mampu menjangkau target regional strategis, termasuk pangkalan militer asing di sekitarnya.
Baca Juga:Para Driver! Begini Cara Hitung Bonus Hari Raya (BHR) Ojol dan Kurir 2026 Sesuai Aturan MenakerAnggaran THR ASN 2026 Melonjak Rp55 Triliun, Simak Rincian Penerima dan Jadwal Pencairannya!
Berikut adalah bedah kekuatan rudal Iran yang dibagi ke dalam beberapa kategori mematikan:
1. Rudal Hipersonik Fattah
Iran telah melompati batasan teknologi dengan memperkenalkan Fattah-1 dan Fattah-2.
Fattah-1: Memiliki jangkauan 1.400 km dengan kecepatan ekstrem mencapai Mach 13 hingga Mach 15.
Keunggulan utamanya adalah kemampuan manuver yang dirancang khusus untuk menembus sistem pertahanan udara paling canggih sekalipun.
Fattah-2: Merupakan generasi lanjutan berbentuk kendaraan luncur (hypersonic glide vehicle) dengan jangkauan hingga 1.500 km.
2. Rudal Balistik Jarak Menengah (MRBM)
Kategori ini merupakan tulang punggung serangan jarak jauh Iran dengan jangkauan hingga 3.000 km.
Khorramshahr-4 (Kheibar): Rudal berbahan bakar cair yang mampu membawa hulu ledak seberat 1,8 ton. Rudal ini dapat membawa beberapa hulu ledak mandiri (MIRV) untuk menyerang banyak target sekaligus.
Sejjil: Menggunakan bahan bakar padat dua tahap dengan jangkauan 2.500 km. Penggunaan bahan bakar padat membuatnya lebih cepat disiapkan dalam situasi darurat.
Baca Juga:Wajib Dibayar H-7 Lebaran! Ini Cara Hitung THR untuk Karyawan Baru di Bawah Satu TahunPemerintah Umumkan THR ASN Cair Sejak Pekan Pertama Ramadan, Swasta Kapan?
Kheibar Shekan & Emad: Keduanya dikenal karena sistem pemandu presisi tinggi yang memungkinkan manuver saat masuk kembali ke atmosfer bumi.
3. Rudal Jarak Pendek (SRBM) dan Taktis
Untuk operasi darat yang membutuhkan akurasi tinggi, Iran mengandalkan keluarga Fateh-110.
Fateh-313 & Zolfaghar: Memiliki jangkauan 500–700 km. Zolfaghar sangat ditakuti karena mobilitasnya yang tinggi dan opsi penggunaan hulu ledak amunisi kluster.
Raad-500: Versi modern yang menggunakan material komposit serat karbon, sehingga lebih ringan dan lincah namun tetap mematikan.
4. Rudal Jelajah dan Drone “Kamikaze”
Selain rudal balistik, Iran sukses mengembangkan Shahed-136, yang dikenal sebagai drone bunuh diri. Dengan jangkauan lebih dari 1.000 km, drone ini menjadi ancaman serius karena sulit dideteksi radar konvensional.
