Ziarah ke Makam Bung Karno, Ono Surono Teguhkan Semangat Trisakti dan Politik Kerakyatan

Makam Soekarno
Jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Barat melakukan ziarah ke makam Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus founding father bangsa, Ir. Soekarno, di Blitar, Jatim.
0 Komentar

BLITAR – Jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Barat melakukan ziarah ke makam Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus founding father bangsa, Ir. Soekarno, di Blitar, Jawa Timur. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, Sekretaris Fraksi Tom Maskun dan anggota lainnya.

Ziarah tersebut menjadi momentum bagi jajaran pengurus partai untuk mengenang perjuangan Bung Karno sekaligus merefleksikan kembali nilai-nilai ideologis yang menjadi landasan perjuangan PDI Perjuangan dalam menjalankan tugas politik di tengah masyarakat.

Di makam Bung Karno, jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Barat memanjatkan doa dan mengenang kembali sosok Bung Karno sebagai pemimpin bangsa yang tidak hanya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga meletakkan gagasan besar mengenai Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, serta berkepribadian dalam kebudayaan.

Baca Juga:Maraknya begal di Bandung, Tarung Derajat siap bersinergi dengan PemkotRamadan Maulana Hattrick, Banteng Jabar Taklukkan Jatim 4-1

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono hadir didampingi Sekretaris Chaerul Rizky Mantini mengatakan, ziarah ke makam Bung Karno memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar kegiatan seremonial.

Menurutnya, berada di tempat peristirahatan terakhir Bung Karno menjadi momentum untuk kembali mengingat arah dan tujuan perjuangan politik yang harus dijalankan oleh setiap kader PDI Perjuangan. “Ziarah ke makam Bung Karno ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa perjuangan belum selesai. Nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno harus terus kita hidupkan dalam kerja nyata, terutama keberpihakan kepada rakyat,” ujar Ono, Selasa (11/8).

Ia menegaskan, kader PDI Perjuangan harus memahami bahwa politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan alat untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Karena itu, Ono berharap seluruh kader PDI Perjuangan Jawa Barat dapat semakin memperkuat kerja-kerja kerakyatan dengan menjadikan Pancasila sebagai ideologi dan Trisakti sebagai salah satu pijakan penting dalam perjuangan politik.

Menurutnya, gagasan Trisakti yang menempatkan Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan tetap relevan untuk menjawab berbagai persoalan bangsa saat ini. “Semangat Trisakti harus terus kita perjuangkan. Indonesia harus berdaulat, tidak boleh kehilangan kemandirian ekonomi, dan jangan sampai kehilangan jati diri serta kepribadian sebagai bangsa,” katanya.

0 Komentar