Pemkot Bandung Gelar Bazar Murah Sesi II di 15 Kecamatan, Ini Lokasinya!

Pemkot Bandung Gelar Bazar Murah Sesi II di 15 Kecamatan, Ini Lokasinya!
Warga membeli sayuran saat bazar pangan murah di Kecamatan Sumur Bandung, Senin (2/3). Pemerintah Kota Bandung menggelar Bazar Murah Utama di 15 kecamatan se-Kota Bandung sebagai program menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok jelang hari raya idul fitri 1447 hijriah. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Antrean warga mengular sejak pagi di Bazar Murah Utama (Bazmut) sesi II yang digelar Pemerintah Kota Bandung pada 2-6 Maret 2026. Di Kecamatan Sumur Bandung, Senin (2/3), warga tampak membawa tas belanja dan menunggu giliran membeli minyak goreng bersubsidi serta kebutuhan pokok lainnya.

Program yang digelar serentak di 15 kecamatan itu menjadi salah satu langkah Pemkot untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Sejumlah komoditas seperti beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, hingga daging dijual dengan harga di bawah pasaran.

Di lokasi bazar, warga terlihat memadati sekitar tenda-tenda penjualan. Petugas mengatur alur pembelian agar antrean tetap tertib. Meski ramai, proses transaksi berlangsung relatif cepat.

Baca Juga:Gencar Bazar Murah, Pemkot Bandung Klaim Jaga Inflasi dan Dorong UMKMHarga Bapokmas di Bandung Tetap Stabil di tengah Cuaca Ekstrem, Pemkot Gencarkan Bazar Murah

Siti, warga yang ditemui di lokasi, mengatakan selisih harga cukup terasa dibandingkan harga di pasar tradisional.

Alhamdulillah sangat membantu sekali, apalagi ini mau Lebaran. Harga kebutuhan pokok sekarang kan lumayan naik,” ujarnya kepada Jabar Ekspres, di lokasi.

Dia mengaku bisa membeli minyak goreng, gula, dan daging dengan harga lebih terjangkau. Menurutnya, kehadiran bazar membuat pengeluaran rumah tangga sedikit lebih ringan menjelang hari raya.

“Jadi dengan adanya bazar murah dari Pemkot Bandung ini saya bisa beli minyak goreng, gula, dan daging dengan harga lebih terjangkau,” kata dia.

Selain soal harga, Siti menilai penataan stok di lokasi cukup rapi dan memberi rasa tenang bagi pembeli. Dia juga memperhatikan adanya layanan lain yang terintegrasi dengan kegiatan bazar.

“Selisihnya lumayan dibanding harga di pasar. Jadi bisa sedikit menghemat untuk kebutuhan lain menjelang Idulfitri,” ucapnya.

“Perlu sekali. Soalnya bukan cuma membantu ibu-ibu rumah tangga, tapi juga bikin tenang karena stoknya ada dan tertata rapi. Tadi saya lihat juga ada layanan buat UMKM dan perizinan, jadi sekalian bisa tanya-tanya usaha kecil saya,” jelas Siti.

Baca Juga:Jaga Stabilitas Harga, Bazar Murah Terus Digelar di Tiap Kecamatan BandungDorong Stabilitas Harga dan Perkembangan UMKM Lokal, Pemkot Bandung Bakal Gelar Bazar Murah Tiap Triwulan 

Warga lainnya, Dudi, menyebut bazar sudah dipadati pengunjung sejak hari pertama. Ia menilai program ini relevan di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.

0 Komentar