JABAR EKSPRES – Dinas Perdagangqn dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung canangkan program strategis yakni Bazar Murah yang akan dilaksanakan tiap triwulan mulai tahun 2025.
Program ini diambil guna menjawab terkait fluktuasi harga kebutuhan pokok sekaligus untuk menggerakkan roda perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat kecamatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, menyampaikan pihaknya telah menyusun skema pelaksanaan bazar sebanyak empat kali dalam setahun.
Baca Juga:Ridwan Raharja Resmi Jabat Plh Bawaslu Bandung Barat Gantikan Riza Nasrul FalahDedi Mulyadi Kena Teror, Begini Analisa Guru Besar Keamanan Unpad
Ronny menekankan Bazar Murah tidak hanya berfokus pada distribusi sembako dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi ajang promosi produk unggulan dari pelaku UMKM di tiap kecamatan.
Hal ini diharapkan mampu menciptakan sirkulasi ekonomi yang sehat dari bawah ke atas serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah tekanan inflasi yang masih terasa.
Ronny mengungkapkan surat edaran kepada seluruh camat di 30 kecamatan Kota Bandung telah disebar untuk memastikan koordinasi dan penentuan lokasi strategis bazar berjalan optimal.
Nantinya, lokasi akan dipilih berdasarkan kepadatan penduduk serta aksesibilitas agar manfaat bazar dapat dirasakan secara merata oleh warga dari berbagai kalangan.
