Kapolda Jabar Tinjau SPPG di Kutawaringin, Pastikan Proses Higienis dan Uji Keamanan Pangan

Kapolda Jabar Tinjau SPPG di Kutawaringin, Pastikan Proses Higienis dan Uji Keamanan Pangan
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan (Tengah) didampingi Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono (kiri) saat akan meninjau dapur SPPG di Kampung Ciharuman, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Sabtu (28/2/2026). Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan meninjau langsung kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampung Ciharuman, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Kunjungan tersebut merupakan SPPG kelima di wilayah hukum Polresta Bandung.

Dalam kunjungannya ia menyampaikan apresiasinya terhadap proses yang telah berjalan di lokasi tersebut.

Ia menjelaskan bahwa dirinya bersama Kapolres dan jajaran meninjau langsung seluruh tahapan pengolahan makanan, mulai dari proses awal hingga penyajian.

Baca Juga:Ekonomi Desa Siap Naik Kelas, Koperasi Subang Ekspor 3 Ton Manggis ke Pasar China Jadi Penopang Ekonomi Pesisir, KKP Pastikan Kemudahan Pupuk Subsidi Bagi Pembudidaya Ikan

“Kita, saya bersama Kapolres dan teman-teman lainnya untuk melihat bagaimana prosesnya. Tadi saya lihat langsung dari mulai proses penyucian bahan masuk, kemudian proses penyucian omprengnya, kemudian penyimpanan bahan-bahan makanan yang kering dan basah, kemudian langsung melihat ke tempat masaknya, processing, pindah ke penyajian,” katanya, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, sebelum makanan disajikan kepada penerima manfaat, dilakukan pengujian keamanan pangan guna memastikan kelayakan konsumsi.

“Sebelum penyajian ini dilakukan pengetesan, baik itu dari formalin maupun dari satu kit lagi itu sianida ya, dari racun itu, untuk memastikan bahwa yang disajikan nanti itu layak,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menambahkan penanda waktu konsumsi pada setiap paket makanan.

“Kemudian nanti sudah ada yang baru nih pemberitahuan, kita akan tempelkan stiker untuk waktu konsumsi, kurang lebih 4 jam dari pada saat diterima oleh para penerima manfaat semua,” ungkapnya.

Terkait menu yang disajikan, Kapolda mengaku cukup terkesan dengan variasi makanan yang tersedia, terlebih dalam suasana bulan Ramadan.

“Kalau menunya hari ini saya lihat tadi, mungkin karena bulan puasa ya, saya jadi melihatnya kok cukup menarik sekali. Ada mie goreng, ada capcay, ada ayam kecap tadi. Buahnya itu ada jeruk. Bagus jeruknya tadi ya, semuanya,” tuturnya.

Baca Juga:Kredit UMKM Bisa Tumbuh Pesat dengan Perbaikan Tiga Sektor Utama Menaker Pastikan Bonus Hari Raya Ojol Diumumkan Bersamaan dengan THR

Ia menambahkan bahwa kualitas makanan akan terus dijaga setiap harinya agar tetap memenuhi standar gizi dan keamanan.

SPPG di Kampung Ciharuman tersebut dijadwalkan mulai uji coba operasional dengan kapasitas 1.500 penerima manfaat per hari.

“Untuk yang SPPG ini, ini awal besok baru mau dibuka. Ini uji coba 1.500 penerima manfaat setiap harinya,” pungkasnya.

0 Komentar