Lantik 191 ASN, Jeje Ritchie Sebut Penataan Birokrasi di KBB Dilakukan Secara Bertahap

Lantik 191 ASN, Jeje Ritchie Sebut Penataan Birokrasi di KBB Dilakukan Secara Bertahap
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail saat melantik pejabat 191 ASN di gedung utama lantai 2. Kamis (26/2). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat kembali melakukan penataan birokrasi secara bertahap dengan melantik 191 ASN pada jabatan struktural dan administrator.

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penguatan struktur organisasi sekaligus peningkatan kinerja aparatur di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB, dari 191 ASN yang dilantik, 153 orang menempati jabatan fungsional yang terdiri dari tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, dan tenaga perangkat daerah lainnya. Sementara 38 ASN lainnya mengisi jabatan struktural setingkat administrator atau eselon III A.

Baca Juga:Bupati Bandung Sampaikan Duka atas Bencana Longsor di KBB, ASN Diminta Turut Peduli1.500 Honorer KBB Terdampak Kebijakan Penghapusan Non-ASN

Pelantikan pejabat fungsional dilakukan secara online, sedangkan pejabat struktural dilantik secara langsung di lantai 2 Gedung Utama, Komplek Perkantoran KBB, Kecamatan Ngamprah.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyampaikan bahwa pelantikan ini dilakukan secara bertahap dan belum seluruhnya selesai.

Alhamdulillah hari ini Pemkab Bandung Barat telah melaksanakan pelantikan sekitar 191 orang. Jabatan struktural 38 orang, jabatan fungsional 153 orang. Ini belum seluruhnya karena penataan akan terus dilakukan bertahap,” ujar Jeje, Kamis (26/2/2026).

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan telah melalui mekanisme sesuai aturan perundang-undangan dan berbasis merit sistem.

“Pemerintah juga melakukan pemetaan kebutuhan organisasi untuk memastikan ASN menempati posisi yang tepat sesuai kompetensi dan kebutuhan perangkat daerah,” katanya.

Sebelum dilantik, lanjut Jeje, para ASN telah melalui evaluasi kinerja, dan penempatan jabatan dibahas bersama Tim Penilai Kinerja (TPK) agar setiap keputusan berjalan objektif dan profesional.

Menurut dia, rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Baca Juga:Diangkat Jadi ASN P3K Paruh Waktu, Gaji Ribuan Tendik KBB Naik Empat Kali LipatBangun Pemerintahan Bersih, Jeje Pastikan Tindak Tegas ASN KBB Menyimpang

“Dengan komposisi pejabat yang sesuai kompetensi, diharapkan roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan responsif. Kami juga menekankan agar para pejabat yang baru dilantik bekerja profesional, bertanggung jawab, dan solid,” katanya.

Sementara untuk pengisian kekosongan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau eselon II, serta pejabat administrator eselon III B, Pemkab Bandung Barat akan melakukan seleksi terbuka atau open bidding.

“Pengisian jabatan di tingkat kepala bidang juga akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan,” tambahnya.

0 Komentar