JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan belasungkawa mendalam atas bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang menelan hampir puluhan korban jiwa serta menyebabkan sekitar 80 orang dinyatakan hilang.
Dadang mengaku prihatin atas peristiwa tersebut, terlebih dalam proses pencarian korban, petugas tidak hanya menemukan jasad korban, tetapi juga sejumlah bagian tubuh manusia.
Kondisi itu, menurutnya, semakin menegaskan besarnya dampak tragedi kemanusiaan yang terjadi.
Baca Juga:20 Korban Longsor Cisarua Teridentifikasi, DVI Polda Jabar: Sebagian Sudah Diserahkan ke KeluargaDVI Polda Jabar Terima 34 Kantong Jenazah, 20 Korban Longsor Berhasil Diidentifikasi
“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung turut menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian longsor di KBB. Korban yang meninggal hampir puluhan orang, dan sekitar 80 orang dilaporkan hilang. Bahkan saat pencarian, yang ditemukan bukan hanya jumlah jiwa, tetapi juga beberapa organ tubuh,” ujar Dadang, Selasa (27/1/2026).
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung tidak tinggal diam menyikapi bencana tersebut. Dalam rapat koordinasi yang telah digelar, Kang DS sapaan akrabnya telah menginstruksikan seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bandung untuk menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada para korban bencana di wilayah tetangga tersebut.
Menurutnya, kepedulian tersebut menjadi bentuk empati dan tanggung jawab moral pemerintah daerah terhadap sesama, terutama dalam situasi darurat kebencanaan.
“Insyaallah, kami sudah instruksikan dalam rakor juga bahwa ASN Kabupaten Bandung juga akan melakukan gerakan peduli bencana untuk KBB,” katanya.
Ia pun berharap bantuan dan dukungan yang diberikan dapat meringankan beban para korban serta keluarga yang terdampak bencana, sekaligus memperkuat sinergi antarwilayah dalam penanganan bencana di Jawa Barat.
